Sunday, January 8, 2012

1. Direct instruction = pembelajaran langsung adalah pembelajaran yang menekankan pada penguasaan konsep dan/atau perubahan perilaku dengan mengutamakan pendekatan deduktif, dengan ciri-ciri sebagai berikut: (1) transformasi dan ketrampilan secara langsung; (2) pembelajaran berorientasi pada tujuan tertentu; (3) materi pembelajaran yang telah terstuktur; (4) lingkungan belajar yang telah terstruktur; dan (5) distruktur oleh guru.

Problem based instruction = pembelajaran berdasar masalah yaitu pembelajaran yang berlandaskan paham konstruktivistik yang mengakomodasi keterlibatan siswa dalam belajar dan pemecahan masalah otentik (Arends et al., 2001). Dalam pemrolehan informasi dan pengembangan pemahaman tentang topik-topik, siswa belajar bagaimana mengkonstruksi kerangka masalah, mengorganisasikan dan menginvestigasi masalah, mengumpulkan dan menganalisis data, menyusun fakta, mengkonstruksi argumentasi mengenai pemecahan masalah, bekerja secara individual atau kolaborasi dalam pemecahan masalah.


2.
metode pembelajaran dapat diartikan sebagai cara yang digunakan untuk mengimplementasikan rencana yang sudah disusun dalam bentuk kegiatan nyata dan praktis untuk mencapai tujuan pembelajaran.

media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan, dapat merangsang fikiran, perasaan, dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik

3. Quantum teaching menunjukkan kepada kita cara untuk menjadi guru yang baik. QT menguraikan cara-cara baru yang memudahkan proses belajar kita lewat pemaduan unsur seni dan pencapaian-pencapaian yang terarah. Apapun mata pelajaran yang kita ajarkan. Dengan menggunakan metodologi QT kita akan dapat menggabungkan keistimewaan-keistimewaan belajar menuju bentuk perencanaan pengajaran yang akan meningkatkan prestasi siswa.

Quantum teaching bersandar pada konsep “ bawalah dunia mereka ke dunia kita, dan antarkan dunia kita ke dunia mereka”. Maksudnya bila kita membaca konsep di atas akan mengingatkan kita pada pentingnya memasuki dunia murid sebagai langkah pertama, karena tindakan ini akan memberi izin guru untuk memimpin , menuntun dan memudahkan perjalanan mereka menuju kesadaran dan ilmu pengetahuan yang luas.

Contextual Teaching and Learning (CTL) merupakan proses pembelajaran yang holistik dan bertujuan membantu siswa untuk memahami makna materi ajar dengan mengaitkannya terhadap konteks kehidupan mereka sehari-hari (konteks pribadi, sosial dan kultural), sehingga siswa memiliki pengetahuan/ ketrampilan yang dinamis dan fleksibel untuk mengkonstruksi sendiri secara aktif pemahamannya.

CTL disebut pendekatan kontektual karena konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi yang diajarkannya dengan situasi dunia nyata siswa dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sebagai anggota masyarakat.

4. RPP adalah adalah rencana yang menggambarkan prosedur dan pengorganisasian pembelajaran untuk mencapai satu kompetensi dasar yang ditetapkan dalam Standar Isi dan telah dijabarkan dalam silabus. Lingkup Rencana Pembelajaran paling luas mencakup 1 (satu) kompetensi dasar yang terdiri atas 1 (satu) atau beberapa indikator untuk 1 (satu) kali pertemuan atau lebih.

Silabus adalah rencana pembelajaran pada suatu dan/atau kelompok mata pelajaran/tema tertentu yang mencakup standar kompetensi, kompetensi dasar, materi pokok/pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi untuk penilaian, penilaian, alokasi waktu dan sumber belajar.

5. Manfaat matematika realistik adalah menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung.

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aad

Pembelajaran matematika lebih memusatkan kegiatan belajar pada siswa danlingkungan serta bahan ajar yang disusun sedemikian sehingga siswa lebih aktifmengkonstruksi atau membangun sendiri pengetahuan yang akan diperolehnya. Pembelajaran berangkat dari persoalan dalam dunia nyata, diharapkanpelajaran tersebut menjadi bermakna bagi siswa. Dengan demikian merekatermotivasi untuk terlibat dalam pelajaran. Untuk mendukung proses pembelajaranyang mengaktifkan siswa diperlukan suatu pengembangan materi pelajaranmatematika yang difokuskan kepada aplikasi dalam kehidupan sehari-hari(kontekstual) dan disesuaikan dengan tingkat kognitif siswa, serta penggunaanmetode evaluasi yang terintegrasi pada proses pembelajaran.

Dalam pembelajaran tidak dimulai dari defenisi, teorema atau sifat-sifat kemudiandilanjutkan dengan pembahasan contoh-contoh, seperti yang selama inidilaksanakan diberbagai sekolah. Namun sifat-sifat, definisi, cara, prinsip,dan teorema diharapkan seolah-olah ditemukan kembali oleh siswa melaluipenyelesaian kontekstual yang diberikan guru di awal pembelajaran. Dengandemikian dalam PMR siswa didorong atau ditantang untuk aktif bekerja, bahkandiharapkan dapat mengkonstruksi atau membangun sendiri pengetahuan yangdiperolehnya

Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
Terkait dengan hal di atas salah satu manfaat dalam mempelajari matematika adalah untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung. (Winarno, 2003 : 1)

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung.

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung.

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com
untuk menerapkan matematika dalam kehidupan sehari-hari, atau untuk menyelesaikan permasalahan sehari-hari dengan menggunakan konsep-konsep matematika. Dengan menggunakan simbol dan relasi yang sesuai serta alogaritma tertentu maka permasalahan sehari-hari dari bentuk kalimat verbal ke dalam model matematika serta pemilihan rumus dan prosedur yang sesuai dengan permasalahan perlu ada penekanan dan pelatihan karena penggunaan rumus maupun prosedur tidak tampak secara langsung.

Read more at: http://aadesanjaya.blogspot.com/2010/10/penerapan-pendekatan-matematika.html
Copyright aadesanjaya.blogspot.com

Monday, December 26, 2011

Kisi-Kisi UAS Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika II

Berikut disajikan kisis-kisi soal UAS Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika II


1. Diharapkan mahasiswa memahami perbedaan direct instruction dan problem based instruction
2. Diharapkan mahasiswa memahami perbedaan metode dan media pembelajaran
3. Diharapkan mahasiswa memaahami perbedaan silabus dan RPP
4. Diharapkan mahasiswa memahami beda contextual learning dan quantum teaching and learning
5. Diharapkan mahasiswa memahami pentingnya matematika realistik

mahasiswa yang belum mengumpulkan tugas

kelas D

1.Deppy Rahma Linda Gusta

yang harus remidi tugas kelas D
1. Reni Pudjiati
2. Khusnun Nazidah
3. Maghfiro Fiil Ardiyati



Kelas E
1. Nicodemus Ndelu Mauratu
2. Sebastian Mere
3. Maula Al Adilla



Kelas G
1. Regina Osa
2. Sutanti
3. Maimonah
4. Ariel Kristian
5. Fanti Wahyunita
6. Fatkhur Rokhman
7. Devi Sudiana
8. Florianus Datus
9. Wahyu Sima Ningrum
10. Wahyu Rachmanto

Monday, December 12, 2011

Penutup RPP

Dalam kegiatan penutup, guru:
a. Bersama-sama dengan siswa dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran.
b. Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram.
c. Memberikan umpan balik terhadap proses hasil pembelajaran.
d. Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar siswa.
e. Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

Bagian Inti RPP

A. EKSPLORASI
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
a. Melibatkan siswa mencari informasi yang luas dan dalam tentang topik/tema materi yang akan dipelajari dengan menerapkan prinsip alam takambang jadi guru dan belajar dari aneka sumber.
b. Menggunakan beragam pendekatan pembelajaran, media pembelajaran dan sumber belajar lain.
c. Memfasilitasi terjadinya interaksi antarsiswa serta antara siswa dengan guru, lingkungan, dan sumber belajar lainnya.
d. Melibatkan siswa secara aktif dalam setiap kegiatan pembelajaran, dan
e. Memfasilitasi siswa melakukan percobaan di laboratorium, studio atau lapangan.


B. ELABORASI
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
a. Membiasakan siswa membaca dan menulis yang beragam melalui tugas-tugas tertentu yang bermakna.
b. Memfasilitasi siswa melalui pemberian tugas, diskusi dan lain-lain untuk memunculkan gagasan baru baik secara lisan maupun tertulis.
c. Memberi kesempatan untuk berpikir, menganalisis, menyelesaikan masalah dan bertindak tanpa rasa takut.
d. Memfasilitasi siswa dalam pembelajaran kooperatif dan kolaboratif.
e. Memfasilitasi siswa berkompetisi secara sehat untuk meningkatkan prestasi belajar.
f. Memfasilitasi siswa membuat laporan eksplorasi yang dilakukan baik lisan maupun tertulis secara individual maupun kelompok.
g. Memfasilitasi siswa untuk menyajikan hasil kerja secara individual maupun kelompok.
h. Memfasilitasi siswa melakukan pameran, turnamen, festival, serta produk yang dihasilkan.
i. Memfasilitasi siswa melakukan kegiatan yang menumbuhkan kebanggaan dan rasa percaya diri siswa.


C. KONFIRMASI
Dalam kegiatan konfirmasi, guru:
a. Memberikan umpan balik positif dan penguatan dalam bentuk lisan, tulisan, isyarat, maupun hadiah terhadap keberhasilan siswa.
b. Memberikan konfirmasi terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi siswa melalui berbagai sumber.
c. Memfasilitasi siswa melakukan refleksi untuk memperoleh pengalaman belajar yang telah dilakukan.
d. Memfasilitasi siswa untuk memperoleh pengalaman yang bermakna dalam mencapai kompetensi dasar:
(1) Berfungsi sebagai narasumber dan fasilitator dalam menjawab pertanyaan siswa yang menghadapi kesulitan, dengan menggunakan bahasa yang baku dan benar.
(2) Membantu menyelesaikan masalah siswa dapat melakukan pengecekan hasil eksplorasi.
(3) Memberi informasi untuk bereksplorasi lebih jauh, dan
(4) Memberikan motivasi kepada siswa yang kurang atau belum berpartisipasi aktif.

Sunday, December 11, 2011

pendahuluan RPP

Dalam kegiatan pendahuluan, guru;
a. Menyiapkan siswa secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran.
b. Mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengaitkan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari.
c. Menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai.
d. Menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai dengan silabus.

Monday, November 21, 2011