Wednesday, October 28, 2009
Kartu Simpatiku Rusak
Ketika suatu saat aku ke Sutos hp ku jatuh... trus hang deh... nah aku pikir yang rusak hpnya... maklum hp jadul. Akhirnya aku bawa ke tukang service hp...
katanya... hpnya tidak rusak mbak.... kartu chipnya yang rusak... di bawa ke counter Telkomsel aja di pojok jalan Pemuda dan Kayon,.....
Oke deh....
Akhirnya dua hari berikutnya aku ke Telkomsel.....
Disambut oleh mas mas yang keren banget, bersih, rambutnya rapi..., tinggi.... berbadan tegap... pakai jas....oke banget ... cocok kalo ditempatkan di depan.... trus aku ditanya keluhanku....
aku ceritakan panjang lebar keliling luas....
dialihkan ke mas mas lain yang nggak kalah keren untuk mengambil nomor antrian customer service.....Dapat nomor antrian 309. Waduh!!!! sabar sabar sabar buk..... kan lumayan bisa cuci mata.
Nah sampailah giliranku , dipanggil lewat speaker... no 309 dilayani di ccustomer service no 2. Namanya mbak Dinar.... cantik... muda.... rumahnya di bratang belakang kantor polisi, smp 19, sma untag, kuliah di stesia (sebenarnya yang diwawancara aku apa mbak Dinar).... he he....
Aku cerita dan dapatlah kartu chip baru.... bayar sepuluh ribu......
yo wis..... gak apa apa yang penting beres
so sweet.... muah muah muah
Kartu Simpatiku Rusak
Ketika suatu saat aku ke Sutos hp ku jatuh... trus hang deh... nah aku pikir yang rusak hpnya... maklum hp jadul. Akhirnya aku bawa ke tukang service hp...
katanya... hpnya tidak rusak mbak.... kartu chipnya yang rusak... di bawa ke counter Telkomsel aja di pojok jalan Pemuda dan Kayon,.....
Oke deh....
Akhirnya dua hari berikutnya aku ke Telkomsel.....
Disambut oleh mas mas yang keren banget, bersih, rambutnya rapi..., tinggi.... berbadan tegap... pakai jas....oke banget ... cocok kalo ditempatkan di depan.... trus aku ditanya keluhanku....
aku ceritakan panjang lebar keliling luas....
dialihkan ke mas mas lain yang nggak kalah keren untuk mengambil nomor antrian customer service.....Dapat nomor antrian 309. Waduh!!!! sabar sabar sabar buk..... kan lumayan bisa cuci mata.
Nah sampailah giliranku , dipanggil lewat speaker... no 309 dilayani di ccustomer service no 2. Namanya mbak Dinar.... cantik... muda.... rumahnya di bratang belakang kantor polisi, smp 19, sma untag, kuliah di stesia (sebenarnya yang diwawancara aku apa mbak Dinar).... he he....
Aku cerita dan dapatlah kartu chip baru.... bayar sepuluh ribu......
yo wis..... gak apa apa yang penting beres
so sweet.... muah muah muah
Thursday, October 1, 2009
Alhamdulillah
Bila kamu berhadapan dengan masalah di tempat kerja, berpikirlah bahwa masih banyak orang yang menganggur bertahun-tahun tanpa pekerjaan.
Bila kamu sedih karena hubungan keluarga, pikirkanlah orang-orang yang belum pernah merasakan mencintai dan dicintai.
Bila kamu merasa bosan dengan akhir minggu, pikirkanlah orang-orang yang harus lembur siang malam tanpa libur untuk menghidupi keluarga & anak-anaknya..
Bila mobil kamu mogok & mengharuskan kamu berjalan kaki, janganlah marah, pikirkanlah orang-orang cacat yang sangat ingin merasakan berjalan diatas kaki sendiri seperti kamu sekarang.
Bila kamu melihat dicermin rambutmu mulai beruban, janganlah bersedih, sebab mempunyai rambut hanyalah merupakan impian bagi orang-orang yang dalam perawatan kemoterapi.
Bila kamu merenungi makna hidupmu didunia ini & merenungi apa tujuan hidupmu ini?
Bersyukurlah, karena banyak orang yang tidak punya kesempatan hidup yang cukup lama untuk merenungi hidup mereka.
Bila kamu merasa tidak nyaman karena terkena imbas dari kemarahan dan kekecewaan orang lain, ingatlah, situasi bisa menjadi jauh lebih buruk; yaitu kamulah yang merasakan kemarahan & kekecewaan tersebut!
Tuesday, September 15, 2009
ANDAI INI YANG TERAKHIR
ANDAI INI YANG TERAKHIR ...........
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu siangnya engkau sibuk berzikir
tentu engkau tak akan jemu melagukan syair rindu
mendayu..merayu. ..kepada- NYA Tuhan yang satu
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu sholatmu kau kerjakan di awal waktu
sholat yang dikerjakan.. .sungguh khusyuk lagi tawadhu'
tubuh dan qalbu...bersatu memperhamba diri
menghadap Rabbul Jalil... menangisi kecurangan janji
'innasolati wanusuki wamahyaya wamamati lillahirabbil 'alamin'
[sesungguhnya solatku, ibadahku, hidupku, dan matiku...
kuserahkan hanya kepada Allah Tuhan seru sekalian alam]
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tidak akan kau sia siakan walau sesaat yang berlalu
setiap masa tak akan dibiarkan begitu saja
di setiap kesempatan juga masa yang terluang
alunan Al-Quran bakal kau dendang...bakal kau syairkan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu malammu engkau sibukkan dengan
bertarawih.. .berqiamullail. ..bertahajjud. ..
mengadu...merintih. ..meminta belas kasih
'sesungguhnya aku tidak layak untuk ke syurga-MU
tapi...aku juga tidak sanggup untuk ke neraka-MU'
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu dirimu tak akan melupakan mereka yang tersayang
mari kita meriahkan Ramadhan
kita buru...kita cari...suatu malam idaman
yang lebih baik dari seribu bulan
andai kau tahu ini Ramadhan terakhir
tentu engkau bakal menyediakan batin dan zahir
mempersiap diri...rohani dan jasmani
menanti-nanti jemputan Izrail
di kiri dan kanan ...lorong-lorong redha Ar-Rahman
Duhai Illahi
andai ini Ramadhan terakhir buat kami
jadikanlah ia Ramadhan paling berarti...paling berseri...
menerangi kegelapan hati kami
menyeru ke jalan menuju ridho serta kasih sayangMu Ya Ilahi
semoga bakal mewarnai kehidupan kami di sana nanti
Namun teman...
tak akan ada manusia yang bakal mengetahui
apakah Ramadhan ini merupakan yang terakhir kali bagi dirinya
yang mampu bagi seorang hamba itu hanyalah
berusaha...bersedia ...meminta belas-NYA
andai benar ini Ramadhan terakhir buat kita
MAAFKAN SEMUA KESALAHAN dan KHILAF YANG PERNAH SAYA LAKUKAN
SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH RAMADHAN
(naskah ditulis oleh Sari LH, BPMR Jogya)
