Labels

Showing posts with label Informasi Rumah Belajar. Show all posts
Showing posts with label Informasi Rumah Belajar. Show all posts

Thursday, January 19, 2023

Pengisi Acara Sapa Rumah Belajar





Pengisi Acara Sapa Rumah Belajar
#radenroromartiningsih
#SAPARUMBEL
#dutarumahbelajar
#DutaTeknologiKemendikbudristek

RUMAH BELAJAR merupakan hasil pengembangan portal sebelumnya yang diluncurkan pada 15 Juli 2011, berisi konten bahan belajar yang dapat dimanfaatkan oleh pendidik dan peserta didik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sebagai sumber media pembelajaran. Dengan jargon: Belajar di mana saja, kapan saja, dengan siapa saja, Rumah Belajar sangat mudah diakses. Begitu di-klik, langsung muncul halaman pertama dengan berbagai menu pilihan kelompok materi belajar.

Selain itu, Rumah Belajar juga memberikan layanan ketersediaan sumber media pembelajaran dalam bentuk bahan belajar interaktif yang dilengkapi dengan media pendukung gambar, animasi, video dan simulasi, serta dalam bentuk buku digital. Konten-konten yang ada pada Rumah Belajar tersebut disediakan untuk berbagai tujuan, agar pendidik dan peserta didik dapat melaksanakan pembelajaran secara komprehensif.

Dalam memanfaatkan Rumah Belajar pengguna akan di dampingi oleh Duta Rumah Belajar yang telah dipilih dari 34 Provinsi. Mereka merupakan perpanjangan tangan dari Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom) Kemendikbud, dalam melakukan Sosialisasi pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi informasi dan komunikasi (TIK), khususnya pemanfaatan Rumah Belajar di masing-masing provinsinya.

Saturday, April 23, 2022

Praktik Baik Pembelajaran Guru Inspiratif di Daerah 3T

 Ti







njau Pertanyaan



Guru hebat adalah guru yang mampu menginspirasi dan memotivasi siswanya untuk menggali potensi dalam dirinya melalui pembelajaran dalam kondisi apapun.
Hallo para guru hebat di seluruh nusantara,
Duta rumah belajar 2021 mempersembahkan:
Talkshow praktik baik bersama guru-guru hebat
daerah 3T dengan tema " Praktik Baik Pembelajaran Guru Inspiratif di Daerah 3T"
Keynote Speaker:
Dr. ASEP SUTISNA SANJAYA, M.Pd (Direktur Pusat Riset IGI)
Narasumber :
- Fauzan Masri, S.Pd (DRB Kepulauan Riau 2019)
- Hamrah Surianto, S.Pd., Gr (DRB Maluku Utara 2020)
- Niken Eka Priyani, S.Pd (DRB Kalimantan Barat 2021)
Dipandu oleh Moderator :
Sunariyah, S.Pd.I (DRB Kalimantan Utara 2021)
Wahyu Hidayat, M.Pd (DRB Sumatra Selatan 2021)
Pelaksanaan:
Sabtu, 23 April 2022
Pukul 12.00 WIB/13.00 WITA/14.00 WIT
Via zoom meeting : bit.ly/3M885OL
ID Number : 847 1371 2542
Passcode : Talkshow
#rumahbelajar
#pusdatinkemendikbudristek
#dutarumahbelajar
#talkshow
#daerah3t
#inspiringteacher
#praktikbaik




ntuk melihat jawabannya

Sunday, December 5, 2021

Refleksi 2021: Pendidikan, Pandemi & Teknologi













Halo sobat PPID di mana pun kalian berada! Salam 24 jam!
Salam hangat dari kami, Komisi Pendidikan PPID! 📖
Tak terasa sudah di penghujung 2021, tetapi pandemi dari Desember 2019 tak kunjung berakhir. Banyak rintangan dalam dunia pendidikan akibat dari pandemi yang menyebar, perubahan metode belajar secara daring menjadi salah satu alternatif untuk tetap mempertahankan proses belajar mengajar di seluruh tingkatan pendidikan. Nah, untuk membangkitkan semangat sebelum menyambut tahun yang baru, paling pas kalau kita mengakhiri tahun 2021 ini dengan refleksi. Pas banget, Komisi Pendidikan mau mengadakan webinar pendidikan nih, yuk catat waktunya! ✍️

Tema: "Refleksi 2021: Pendidikan, Pandemi & Teknologi"
Hari, Tanggal: Minggu, 5 Desember 2021
Waktu: 10.00-12.00 WIB
Menyediakan E-Certificate 📜
Pendaftaran Gratis!!
Tunggu apalagi? Yuk daftarkan diri sekarang juga ✨
https://bit.ly/Refleksipendidikan2021

KATA SAMBUTAN
Faruq Ibnul Haqi, ST., M.RgnlUrbPlan., Ph.D (cand)
(Koordinator PPI Dunia 2021-2022)

PEMBICARA
Dr. M. Hasan Chabibie, M.Si
(Kepala Pusdatin Kemendikbudristek RI)
Budy Sugandi, M.Sc
(Ketua Komisi Pendidikan PPID 2021-2022)

MODERATOR
Rania Chairunnisa Qisti
(Wakil Ketua Komisi Pendidikan PPID 2021-2022)

Narahubung: Ahmad Abdun Nasir (+6281326656155)
See you in this webinar!🙏
Kesekretariatan PPI Dunia is inviting you to a scheduled Zoom meeting.

Topic: Webinar Pendidikan - "Refleksi Pendidikan 2021: Pendidikan, Pandemi & Teknologi"
Time: Dec 5, 2021 09:30 AM Bangkok
Join Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/83380838536?pwd=Wm94KzlKY2t6Slg2OEpuajRBZDZzdz09
Meeting ID: 833 8083 8536
Passcode: 730564
One tap mobile
+13126266799,,83380838536#,,,,*730564# US (Chicago)
+13462487799,,83380838536#,,,,*730564# US (Houston)

Meeting ID: 833 8083 8536
Passcode: 730564
Find your local number: https://us02web.zoom.us/u/kbIXBzmJ8z

Friday, November 26, 2021

Ilham Saputra DRB Jawa Timuer2021

Selamat Dan Sukses
Ilham Saputra
Ini bukan akhir namun Awal Perjuangan
Semoga kita senantiasa amanah, berkolaborasi bersama di rumah besar kebanggaan bersama Rumah Belajar
Mari tetap samakan Visi dan menjalankan misi di rel kita masing-masing untuk tujuan bersama
Berjuang bersama tim paling
keren
kita
Noval Abdillah Niken Ituw Kiki Atiko Raden Roro Martiningsih dan segenap Sahabat Rumah Belajar Jawa Timur dibawah asuhan bapak Arief Darmawan
Jatim Bisa
Hebat

Jatim
Hebat
karena Bersama



Thursday, November 25, 2021

Anugrah KiHajar 2021

Pusat Data dan Informasi (Pusdatin), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menggelar Malam Anugerah KIHAJAR 2021, suatu puncak apresiasi sejumlah kegiatan dan kompetensi pembelajaran yang memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), secara hibrida, Kamis (25/11) di Jakarta.








Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi, Muhamad Hasan Chabibie, mengakui bahwa Program KIHAJAR terbuka bagi seluruh peserta didik, guru, mahasiswa, dan umum di seluruh Indonesia yang peduli pendidikan. Tantangan pembelajaran ke depan akan semakin besar. “Pendayagunaan teknologi informasi di dunia pendidikan diharapkan bisa makin optimal, seiring pembelajaran hibrida antara tatap muka terbatas dan jarak jauh akan berjalan. 

KIHAJAR adalah wadah eksplorasi digital bagi siswa seluruh jenjang lewat pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) berbasis Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) untuk meningkatkan kemampuan literasi, numerasi, pendayagunaan TIK, dan pendidikan karakter. KIHAJAR hadir untuk memberi ruang kemerdekaan bagi siswa dan guru dalam proses belajar agar lebih menyenangkan dan maksimal. Aktivitas ini senapas dengan semangat Mendikbudristek, di mana guru belajar hal baru tentang teknologi dan dapat memeroleh akses dan pelatihan yang praktis dan relevan menjawab kebutuhan pembelajaran abad 21. Ini bagian ikhtiar kita menjaga nyala api pembelajaran dengan menghadirkan konten digital yang bisa diakses guru-guru.

Sekretaris Jenderal Kemendibudristek, Suharti,mengucapkan selamat kepada para pemenang dan memberikan apresiasi kepada Duta Rumah Belajar tahun 2021 serta jawara Belajar.ID yang telah memanfaatkan akun pembelajaran. Senada dengan itu, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (Dirjen Pauddikdasmen) Jumeri, mengaku bangga pada para guru, karena keberhasilan pendidikan di Indonesia hanya dan hanya jika para gurunya terus berdedikasi menyalakan semangat belajar siswa. Dirjen Jumeri juga mengapresiasi kepada para pemimpin balai, dinas pendidikan, dan kepala daerah yang telah mendukung berbagai kegiatan pemanfaatan TIK dalam pembelajaran di sekolah dan daerah masing-masing.

Lomba KIHAJAR STEM 2021 merupakan wadah eksplorasi peserta didik di satuan pendidikan SD, SMP, SMA, dan SMK/ sederajat dan Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, kolaboratif, penyelesaian masalah atau proyek berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Math) dengan memanfaatkan TIK. Pelaksanaan KIHAJAR STEM 2021 mengangkat tema “Serentak Bergerak Mewujudkan Merdeka Belajar”. KIHAJAR STEM 2021 telah berlangsung berhasil diikuti 10.038 tim. Sebanyak 7.530 tim lolos pada tahap dasar, dan kemudian 1.889 lolos pada tahap menengah. Akhirnya, sebanyak 388 tim lolos mengikuti tahap final.Para Finalis dari rangkaian lomba juga ikut hadir di Malam Anugerah Kihajar 2021 menyimak sambutan Direktur Pauddikdasmen, Jumeri. Terdapat 20 pemenang KIHAJAR STEM dengan masing-masing lima pemenang per jenjang SD, SMP, SMA, dan SMK. Juara Umum SD diraih SD Unggulan Al-Ya`Lu Jawa Timur, Juara Umum SMP diraih SMP Labschool Kebayoran DKI Jakarta, Juara Umum SMA diraih SMAN 2 Bandar Lampung, dan Juara Umum SMK diraih SMKN 26 Jakarta.


Selain itu, Pusdatin juga menggelar Program Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK), yaitu program peningkatan kompetensi TIK guru yang mengacu pada kerangka kerja yang ditetapkan UNESCO. Guru-guru peserta PembaTIK berkesempatan menjadi Duta Rumah Belajar, yaitu agen Pusdatin Kemendikbudristek untuk menyosialisasikan pendayagunaan TIK ke dalam pembelajaran. Guru-guru ini akan menjadi penggerak dan inspirasi guru-guru serta komunitas di wilayah representatif mereka untuk membangun budaya pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran. PembaTIK tahun ini diikuti 80 ribu guru hingga terseleksi 1.020 guru per provinsi yang mengikuti tahap menengah. Setelahnya, berhasil ditetapkan 34 guru terbaik dari 34 provinsi sebagai Duta Rumah Belajar 2021.

Membuat Bahan Ajar Berbasis TIK (MembaTIK), ajang membuat media pembelajaran berbasis TIK bagi guru, siswa, mahasiswa, dan khalayak umum. Melalui MembaTIK peserta diharapkan dapat membuat media bahan belajar berbasis TIK yang menarik, kreatif, dan interaktif yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari di sekolah. Kategori media MembaTIK 2021 meliputi Gim Edukasi, Motion Graphics, Augmented Reality dan Laboratorium Maya. Terdapat 341 konten yang diunggah peserta yang telah diseleksi menjadi 40 karya finalis oleh Pusdatin.  

Festival Video Edukasi (FVE) adalah sebuah festival video yang berkonsentrasi pada tema-tema pendidikan. Festival ini diselenggarakan oleh Balai Pengembangan Media Televisi Pendidikan (BPMTP), salah satu unit pelaksana teknis di lingkungan Pusdatin Kemendikbudristek. Semangat yang menyertai festival ini sikap kritis terhadap tayangan televisi yang didominasi kepentingan hiburan. Kuatnya dominasi hiburan ini menyebabkan terabaikannya nilai-nilai yang bersifat mendidik. Festival ini mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk membuat sendiri tontonan alternatif yang mengedepankan pendidikan budi pekerti.

Lomba Membuat Aplikasi Mobile Edukasi (MAME), yang digelar Balai Pengembangan Multimedia Pendidikan dan Kebudayaan (BPMPK) Semarang, juga turut diumumkan pada malam anugerah. MAME bertujuan untuk memotivasi pelajar, guru dan masyarakat untuk mengembangkan bahan belajar interaktif melalui perangkat mobile. 

Program Daerah Jawara belajar.id, adalah program penghargaan yang diberikan kepada provinsi dan kabupaten/kota dengan tingkat persentase aktivasi akun pembelajaran belajar.id tertinggi. Kegiatan ini digelar untuk mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah, terutama dinas pendidikan untuk mendorong aktivasi dan pemanfaatan akun pembelajaran belajar.id. Semoga pemdah dan dinas semakin terpacu mengaktivasi dan memanfaatkan Akun Pembelajaran dengan menggandeng komunitas Pendidik belajar.id di daerahnya.

Jumlah peserta Daerah Jawara belajar.id adalah 34 provinsi dan 374 kota/kabupaten yang berpartisipasi, dengan terpilih sebanyak 23 Daerah Jawara belajar.id berdasarkan presentase aktivasi akun pembelajaran tertinggi yang dibagi menjadi tiga kategori.

Adapun para pemenang mendapatkan suvenir dan tabungan pendidikan dengan rincian sebagai berikut: 1) KIHAJAR STEM, mendapat tabungan pendidikan dan souvenir dengan jumlah total Rp 500 juta rupiah; 2) PembaTIK, mendapat ponsel pintar dan tabungan pendidikan dengan jumlah total Rp 500 juta rupiah; 3) MembaTIK, mendapat tabungan pendidikan dengan jumlah total Rp 118 juta rupiah; 4) FVE, mendapat tabungan pendidikan dengan jumlah total Rp 189 juta rupiah; 5) MAME, mendapat tabungan pendidikan dengan jumlah total 358 juta rupiah; dan 6) Jawara Belajar.id, mendapat chromebook kerja sama dengan Pusdatin dan REFO.

Sunday, November 21, 2021

Portal Rumah Belajar (belajar.kemdikbud.go.id)


Menggapa perlu aplikasi Rumah Belajar? Aplikasi ini mendukung proses pembelajaran dan gratis. Penggunaan Portal Rumah Belajar sebagai media dianggap sesuai karena peran guru dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan TIK diharapkan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar, serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar pada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar. Pesatnya perkembangan teknologi komputer dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar- mengajar dengan cara menggunakan paket  e- learning  yang sesuai. Untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan, sejak tahun 2011, Pustekkom mengembangkan suatu portal pembelajaran yang disebut Portal Rumah Belajar beralamat http:// belajar.kemdikbud.go.id. Di dalam Portal Rumah Belajar, tersedia berbagai fasilitas yang antara lain adalah Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya Indonesia, Jelajah Wahana Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Kelas Maya. Fasilitas lain yang tersedia pada Portal Rumah Belajar adalah Karya Komunitas, Karya Guru, dan Karya Bahasa dan Sastra. Rumah Belajar kini tersedia dalam Aplikasi Mobile yang bisa diunduh di https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.kemdikbud.belajar.apprumahbelajar.

Rumah Belajar sebagai  mobile learning dapat didefinisikan sebagai suatu fasilitas atau layanan yang memberikan informasi elektronik secara umum kepada pembelajar dan konten edukatif yang membantu pencapaian pengetahuan tanpa terkendala lokasi dan waktu. Kehadiran mobile learning ditujukan sebagai pelengkap pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari materi yang kurang dikuasai di manapun dan kapanpun.

Portal Rumah Belajar merupakan sumber belajar berbasis TIK yang telah maju begitu pesat dan cepat sehingga menciptakan tantangan-tantangan baru dalam proses belajar-mengajar. Permasalahan yang muncul dengan perkembangan teknologi tersebut adalah kesiapan guru untuk mengantisipasinya. Dalam kaitan ini, Kemendikbud merumuskan bahwa paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber, merumuskan permasalahan, berpikir analitis, dan kerjasama serta berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah.