Labels

Showing posts with label Jurnal Teknodik. Show all posts
Showing posts with label Jurnal Teknodik. Show all posts

Tuesday, December 28, 2021

DAMPAK BIMTEK DARING PEMBATIK LEVEL DUA TERHADAP KEMAMPUAN TIK GURU PROVINSI JAWA TIMUR - Jurnal Teknodik





 


DAMPAK BIMTEK DARING PEMBATIK LEVEL DUA TERHADAP KEMAMPUAN TIK GURU PROVINSI JAWA TIMUR
Raden Roro Martiningsih TEst



Abstract

Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan Pustekkom, yang kini bernama Pusdatin, dalam menyosialisasikan Portal Rumah Belajar kepada guru sehingga guru perlu menjaring Duta Rumah Belajar Tahun 2018 melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) yang dilaksanakan tahun 2018 secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Bimtek PembaTIK Level 2 yang diikuti oleh peserta dari Jawa Timur. Bagaimana

upaya peserta Bimtek menyelesaikan tugasnya? Apa manfaat Bimtek bagi peserta? Apa hambatan yang dialami peserta selama Bimtek berlangsung? Bagaimana solusi pemecahan masalahnya? Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan online survey. Responden dalam penelitian ini adalah 240 pendidik yang menjadi peserta Bimtek Daring PembaTIK Level 2. Data diperoleh dari online survey, observasi, dan wawancara 76 guru dinyatakan lulus. Dampak Bimtek Daring bagi peserta adalah memudahkan guru untuk mengikuti pelatihan. Mereka dapat mengikuti pelatihan dari mana saja, kapan saja, dan tentunya dengan biaya yang lebih murah. Hambatan yang dialami peserta adalah rasa tidak percaya diri. Mereka khawatir bersaing dengan guru lain yang lebih hebat. Selain itu, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas peserta Bimtek Daring PembaTIK Level 2 juga merupakan pemicu peserta menjadi tidak aktif. Hambatan tersebut diatasi dengan komunikasi yang baik antara peserta dan fasilitator.

 

Friday, October 1, 2021

Join Riset Jurnal Teknodik

 Sesi Presentasi, agak gak pede, berada diantara para ahli. Terima kasih Pusdatin yang so sweet



 
❤️






Sunday, July 4, 2021

Dampak Bimtek Daring PembaTIK Level Dua Terhadap Kemampuan TIK Guru Propinsi Jawa Timur -Jurnal Teknodik Juni 2021




 
DAMPAK BIMTEK DARING PEMBATIK LEVEL DUA TERHADAP KEMAMPUAN TIK GURU PROVINSI JAWA TIMUR
Raden Roro Martiningsih TEst



Abstract



Duta Rumah Belajar merupakan perpanjangan tangan Pustekkom, yang kini bernama Pusdatin, dalam menyosialisasikan Portal Rumah Belajar kepada guru sehingga guru perlu menjaring Duta Rumah Belajar Tahun 2018 melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) Pembelajaran Berbasis TIK (PembaTIK) yang dilaksanakan tahun 2018 secara daring. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Bimtek PembaTIK Level 2 yang diikuti oleh peserta dari Jawa Timur. Bagaimana

upaya peserta Bimtek menyelesaikan tugasnya? Apa manfaat Bimtek bagi peserta? Apa hambatan yang dialami peserta selama Bimtek berlangsung? Bagaimana solusi pemecahan masalahnya? Penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan online survey. Responden dalam penelitian ini adalah 240 pendidik yang menjadi peserta Bimtek Daring PembaTIK Level 2. Data diperoleh dari online survey, observasi, dan wawancara 76 guru dinyatakan lulus. Dampak Bimtek Daring bagi peserta adalah memudahkan guru untuk mengikuti pelatihan. Mereka dapat mengikuti pelatihan dari mana saja, kapan saja, dan tentunya dengan biaya yang lebih murah. Hambatan yang dialami peserta adalah rasa tidak percaya diri. Mereka khawatir bersaing dengan guru lain yang lebih hebat. Selain itu, kurangnya sarana dan prasarana yang mendukung aktivitas peserta Bimtek Daring PembaTIK Level 2 juga merupakan pemicu peserta menjadi tidak aktif. Hambatan tersebut diatasi dengan komunikasi yang baik antara peserta dan fasilitator.

Saturday, May 29, 2021

Pemanfaatan Laboratorium Maya Versi Android untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sudut - Jurnal Teknodik

Alhamdulillah sudah terbit
Pemanfaatan Laboratorium Maya Versi Android untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Sudat
Terima kasih Jurnal Teknodik
Terima kasih Pusdatin
Pustekkom Kemdikbud
Pustekkom Kemdikbud
#jurnalteknodik
#pusdatin
#rumahbelajar
#laboratoriummaya





PEMANFAATAN LABORATORIUM MAYA VERSI ANDROID UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP SUDUT
Raden Roro Martiningsih TEst



Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kurangnya pemahaman peserta didik dalam materi sudut di kelas VIII E SMP Muhammadiyah 1 Surabaya. Hal ini disebabkan guru kurang tepat dalam memilih media pembelajaran yang digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman konsep sudut menggunakan laboratorium maya versi android. Penelitian ini dilaksanakan dengan dua siklus, di mana setiap siklus diawali dengan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subyek penelitian adalah peserta didik kelas VIII E SMP Muhammadiyah 1 Surabaya tahun pelajaran 2018/2019 dengan jumlah peserta didik 36 orang. Data dalam penelitian ini berupa penilaian proses yang diperoleh dari peserta didik dalam beraktivitas dan penilaian pada akhir siklus. Kemudian, data dianalisis untuk memperoleh gambaran tentang berhasil tidaknya pembelajaran yang telah dilakukan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dalam memahami konsep sudut setelah belajar menggunakan laboratorium maya versi android pada siklus pertama dengan teman sebangku dan laboratorium maya versi android secara individu pada siklus kedua. Indikasi peningkatan hasil belajar didasarkan pada perolehan nilai pada siklus pertama dan siklus kedua.


Thursday, November 19, 2020

Pelatihan Pengembangan Artikel Jurnal Teknodik Hari Kedua

Kamis, 19 Nopember 2020





 
Sistematika Penulisan Artikel Ilmiah
Judul (Maksimum 12 kata)
Identitas Penulis
Abstrak Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris (250 Kata)
Keywords (3-5 kata)
PENDAHULUAN
METODE
HASIL
PEMBAHASAN
SIMPULAN
UCAPAN TERIMA KASIH
DAFTAR PUSTAKA, Untuk keseragaman dan Internasionalisasi, penulisan Daftar Pustaka artikel memakai cara penulisan kutipan menurut sistem APA (Association Psychological Association).

Sunday, November 1, 2020

Prepare Sarasehan Jurnal Teknodik 13 Oktober 2020















Naskah yang dimuat dalam Jurnal Teknodik adalah artikel hasil pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan dan kebudayaan, meliputi media/model/aplikasi/inovasi/kajian/evaluasi teknologi pembelajaran. Selain itu, naskah belum pernah dimuat/diterbitkan di jurnal lain didukung oleh pernyataan tertulis tentang copyright transfer dan ethical statement.

Naskah diformat dalam bentuk dua kolom dan spasi 1. Ukuran kertas yang digunakan A4 dengan batas (margin) 2cm untuk setiap tepi. Naskah ditulis dengan rata kiri-kanan (justified). Naskah diketik menggunakan jenis huruf Arial (font size: 11). Setiap naskah berjumlah 10 sampai dengan 15 halaman, dengan memperhatikan keseimbangan antarkomponen sistematika sesuai dengan tema yang dibahas.

Thursday, October 15, 2020

Bedah Artikel Online Bersama Penulis Keren Jurnal Teknodik

 

Pusdatin mengundang Bapak dan Ibu PTP, guru, dan praktisi Pendidikan khususnya dalam bidang Teknologi Pendidikan, untuk mengikuti Sarahsehan Online Bedah Artikel Jurnal Teknodik, yang akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 15 Oktober 2020.

Silahkan daftarkan diri Bapak dan ibu melalui

https://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/.../detail.../5202

Peserta akan mendapatkan sertifikat dan ada dooprize nya juga loh....

#BedahArtikel

#JurnalTeknodik

#Pusdatin

#Kemdikbud
















Pusdatin Kemendikbud mengundang Bapak dan Ibu PTP, guru, dan praktisi Pendidikan khususnya dalam bidang Teknologi Pendidikan, untuk mengikuti Sarahsehan Online Bedah Artikel Jurnal Teknodik, yang akan dilaksanakan pada Hari Kamis, 15 Oktober 2020.

Pusdatin Kemendikbud, Jakarta (15/10)– Seribu lebih Guru, Dosen, Pejabat Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (PTP), Peneliti, dan Praktisi Pendidikan di penjuru tanah air dan Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) yang terdaftar melalui aplikasi simpaTIK, pada laman simpatik.belajar.kemdikbud.go.id, mengikuti Sarasehan Bedah Artikel Jurnal TEKNODIK secara daring, pada Kamis (15/10).

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tim Redaksi Jurnal TEKNODIK, Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) ini bertujuan untuk memberikan ruang berbagi pengetahuan, pengalaman penulisan artikel, sekaligus sebagai sarana publikasi, sosialisasi dan evaluasi bagi para penulis, calon penulis, pengguna, dan pengelola Jurnal TEKNODIK, demikian disampaikan oleh Gogot Suharwoto, Ph.D., PTP Ahli Utama Pusdatin 

Kemendikbud, selaku Chief Editor Jurnal TEKNODIK.Plt. Kapusdatin Hasan Chabibie hadir membuka acara

Kegiatan yang dibuka oleh Plt. Kapusdatin, M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si ini, menyajikan 3 topik bedah artikel yang disampaikan oleh penulis dan narasumber penyaji yaitu Dr. Kulsum Nur Hayati, M.Pd., Endang Poetri Astutik, M.Pd, dan Raden Roro Martiningsih, M.Pd, serta narasumber pembahas yang juga mitra bestari Jurnal TEKNODIK antara lain Prof. Dr. H. Fuad Abdul Rachman, M.Pd., Prof. Dr. Deni Darmawan, M.Si., MCE., dan Dr. Beni Agus Pribadi, M.Pd.

Ketua APTPI, Dr. Purwanto yang juga PTP Ahli Utama Pusdatin memberikan semangat kepada peserta untuk menuangkan pemikiran melalui Jurnal Teknodik

Hadir pula pada kegiatan ini, Ketua Asosiasi Pengembang Teknologi Pembelajaran Indonesia (APTPI), Dr. Purwanto, M.Pd., PTP Ahli Utama Pusdatin Kemendikbud, yang mengajak seluruh PTP di Indonesia untuk aktif menulis karya ilmiah, salah satunya melalui Jurnal TEKNODIK sebagai bentuk pengembangan profesi dan publikasi karya inovatif di bidang teknologi pembelajaran.

Jurnal TEKNODIK telah dikembangkan sejak tahun 1998 oleh Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom), Kemendikbud, yang sejak akhir tahun 2019 berganti nama menjadi Pusdatin, Kemendikbud. Jurnal TEKNODIK terbit secara rutin per semester yaitu di bulan Juni dan Desember setiap tahunnya, dapat diakses secara terbuka melalui jurnalteknodik.kemdikbud.go.id. Naskah yang dimuat dalam jurnal TEKNODIK adalah artikel hasil kajian serta hasil R&D (penelitian dan pengembangan) mengenai pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi pendidikan dan kebudayaan, meliputi media/model/aplikasi/inovasi/kajian/evaluasi teknologi pembelajaran.

Gogot Suharwoto, Ph.D., PTP Ahli Utama Pusdatin Kemendikbud, selaku Chief Editor Jurnal TEKNODIK sedang menyampaikan pemaparan seputar Jurnal Teknodik

Beberapa hal menarik yang dapat dipotret dari para peserta kegiatan sarasehan ini, ternyata masih banyak yang belum pernah menulis, kemudian mereka sangat antusias menggali informasi dari para narasumber, bagaimana tips dan trik menulis di jurnal bagi pemula, bagaimana cara membangun mood dalam menyelesaikan tulisan artikel, bagaimana metoda penelitan yang digunakan para narasumber dalam penulisan artikel ini, berapa lama waktu untuk menulis sebuah artikel, bagaimana batasan plagiarisme sampai dengan gaya selingkung Jurnal TEKNODIK. Rata-rata dalam 3 sesi pemaparan pemateri dalam kegiatan tersebut, jumlah pertanyaan sebanyak 65 pertanyaan.

Banyak dan beragamnya pertanyaan dari para peserta tersebut menunjukkan seberapa besar minat para peserta untuk menulis artikel di jurnal ilmiah. Ini menjadi modal awal sekaligus memotivasi bagi peserta untuk segera menulis. Memulai dari hal yang sederhana, dikuasai kemudian ditekuni, dan komitmen sampai naskah artikel selesai.

Selanjutnya, tanpa ragu mengirimkan artikel ke jurnal online (termasuk diantaranya Jurnal TEKNODIK). Kemudian telaten mengikuti proses penyuntingan dari para reviuwer dan mitra bestari. Segera revisi dan kirim kembali, seterusnya sampai dengan naskah final. Jangan beri ruang untuk putus asa atau patah arang selama masa reviu artikel. Karena sejatinya artikel yang baik adalah artikel yang selesai dan diterbitkan dalam jurnal.

Bagi penulis pemula yakinlah, saran terbaik untuk menjadi penulis artikel jurnal ilmiah adalah MULAI. “There is a will there is a way”, selama ada keinginan pasti akan ada saja jalan, maka “do it”. Mulailah dan selanjutnya nikmati PROSES, karena hasil tidak akan pernah mengkhianati proses.


https://pusdatin.kemdikbud.go.id/sarasehan-jurnal-teknodik-diikuti-ribuan-guru-dan-praktisi-pendidikan/