Labels

Monday, June 21, 2010

Cerita tentang perjalanan sekolah eyang

Cerita tentang perjalanan sekolah eyang. Sekolah taman kanak-kanak di Jl. Dr. Soetjipto, Madiun, nol kecil dan nol besar. Saat itu punya ibu tiri baik, sabar, menyusui Nedot, panggilan eyang saat itu. Memberi kursus membuat korsase, keranjang kue, membuat kue tart.

Sekolah rakyat SR Guntur di Jl.Jawa Madiun sampai kelas tiga. Saat itu punya ibu tiri yang kejam, punya anak bawaan dua, cucu dua.

Bapak Mukmin pensiun saat Anna kelas tiga SR.

Pak Mukmin guru di DOK PERKAPALAN Tanjung Perak Surabaya. Nanik dan Anna bersama ibu tiri kontrak rumah di GatulMojokerto. Sekolah di SD Gatoel Mojokerto kelas 4 sampai kelas 5, karena dianiaya ibu tiri, Nanik dan Anna pindah ke Surabaya, di Kedung Klinter. Sekolah kelas 5 SD Kedung Rukem Surabaya, entah ibu tiri berada di mana. Bapak hidup dengan anak-anak dalam kemiskinan. Budhe Koes ke bawah belum menikah.

Selanjutnya sekolah di SD Karah Wonokromo, rumah di Jl. Ketintang, kontrak. Ibu tiri yang jahat ada lagi,tapi sudah tidaak jahat. Di SD tersebut kelas 6, karena ditaksir teman sekelas, takut, nangis, minta pindah sekolah di SD Budi Dharmo, satu kelas dengan mbak Nanik.

Sekolah di SMPN 6 Jl Jawa Surabaya, rumah di Margorejo, naik trem listrik, turun Keputran, trus jalan kaki. Budhe Koes, Budhe Yoel sudah menikah. Saat itu aktif ikut Pramuka, dan menjadi vokalis Band Agusta Nada, dgn Budhe Nanik. Drummernya akhirnya jadi pelawak terkenal, Jalal Almarhum.

Sekolah SMAN 8 Surabaya, yang terletak di belakang penjara, Jl. Kalisosok. SMA Jurusan PAS/PAL. Rumah di Kupang Krajan, ikut Budhe Yoel. Menikah dengan R. Soemartono, B.A. Guru matematika.

Ingin bekerja mencari uang sendiri, melamar bekerja, melihat iklan di Koran-koran. Akhirnya diterima kerja sebagai sales MIWON. Pernah diterima sebagai pelayan toko mebel, pernah diterima sebagai penjual jamu Air Mancur, pernah diterima di Asuransi. Tapi semua itu tidak dijalani. Yang dijalani adalah jadi pengaduk puyer obat bartuk di Apotek Nusantara Undaan Surabaya. Saat itu rumah di Asem Jaya naik sepeda ke Undaan. Sedang hamil anak ketiga, Tono. Semua eyang jalani sampai hamil 9 bulan. Melahirkan, dan akhirnya berhenti bekerja.

Kemudian rumah pindah di Jl. Kartini 10A Jombang. Eyang jual mie ribus, mie goreng, serta mracang.

Kuliah D2 Bahasa Inggris IKIP Negeri Surabaya, Rumah di Jl. Plemahan gang VI Surabaya. Saat itu punya suami Pak Yanto almarhum. Diangkat jadi guru PNS di SMP Dukun Kabupaten Gresik, dijalani 3 tahun, trus pindah ke SMPN 29 Surabaya.

Di Plemahan, pernah jual rujak, pecel, gado-gado, kolak, angsle, ronde dll.

Kuliah S1 Bahasa Inggris IKIP Negeri Surabaya, rumah di Ketintang gang IV Surabaya, sudah jadi PNS.

Di Ketintang pernah mengkreditkan sprei, daster, karpet, baju, kaos, kemeja, dll.

Kemudian pindah ke Balaraja Tangerang.

Karier tidak datang tiba-tiba, eyang harus sekolah, kuliah, jadi guru swasta, jadi PNS, jadi instruktur Bahasa Inggris di Propinsi Banten, baru jadi Kepala Sekolah.

Rezeki tidak dating tiba-tiba tapi harus dicari, eyang juga member les Bahasa Inggris. Saat jadi guru juga pernah jual es dititipkan di koperasi sekolah.

Friday, June 18, 2010

Teman Kosku Bagian Dua

Teman Kosku yang disiplin dalam tanda petik, aku mengira dia abadi di kosku... ternyata, karena dia mau nambah 10hari dan ibu kosnya agak matre... jadinya di pindah... hiks hiks hiks.... ya tidak apalah...

Cerita lain:

Sebenarnya aku mau dapat gannti teman kos... nah ceritanya ada temanku yang mau kos hanya lima hari, aku nego ibu kos, "Bu, berapa kos lima hari di sini?" ibu kos berfikir sejenak, " sehari 30 ribu".... Ha... gak salah. kalo sehari 30 ribu, sebulan 900 ribu ... Allohu Akbar.


Ya dah akhirnya dapat tempat kos gratis di rumah teman....

di Lapindo


dd

Wednesday, June 9, 2010

teman Kosku

Teman kosku yang …

Aku punya teman kos yang agak disiplin dalam tanda petik. Ya aku maklum karena aku dan beliau berbeda jaman. Aku selalu berusaha menghormatinya, menyapa beliau,dan mendengar keluh kesah beliau. Nah… aku juga sering membagikan makanan yang aku punya. Pemberianku yang paling beliau sukai adalah kacang Bangkok Krispi…. Memang enak. Beliau tanya aku beli di mana? Aku bilang diberi saudaraku yang tinggal di Jawa Tengah. Eeeeee suatu hari beliau mengetok kamar kosku, lantas aku diberi roti tawar yang udah dioles Blue Band… Alhamdulillah… Nyami nyami nyami.

Monday, June 7, 2010

Ken Arok Bagian Dua

Ken Arok Bagian Dua

Ken Arok skarang sudah punya Ken Dedes, Statusnya di facebook apa ya?

Tentu saja tidak ada Empu Gandring dalam cerita ini…

Karena dunia ini panggung sandiwara, ceritanya mudah berubah…

Ada peran wajar, dan ada peran berpura-pura….

Peran yang kocak bikin orang terbahak-bahak….

Peran bercinta bikin orang mabuk kepayang….

Dunia ini… penuh peranan

Okelah kalau begitu….. so sweet.

Ken Arok dalam dunianya.

Ken Dedes dalam dunia lainnya.

Dalam meniti karier, jaman sekarang sudah berbeda dengan jaman dahulu….

Kalau dahulu mangan gak mangan sing penting kumpul.

Kalo sekarang,…. Kumpul gak kumpul sing penting mangan….

Aku bingung, di jaman hi tech seperti ini….

Apakah komunikasi dijalin dengan hi tech sajakah

Apakah hi tech segala-galanya dengan mengabaikan hi touch?

He He He….

Saturday, June 5, 2010

KEN AROK MY SOULMATE

KEN AROK MY SOULMATE

Ku punya teman… teman sepermainan…

Nama temanku Ken Arok. Tentu saja nama Ken Arok adalah nama samaran. Kalo ditulis nama aslinya… bisa heboh dunia ini.

Ken Arok adalah temanku saat aku bersekolah di SMP Negeri 2 Surabaya. Ketika SMA dia dan aku bersekolah di SMA komplek di Jalan Wijayakusuma Surabaya. Ken Arok adalah pria yang baik, lembut padaku, dan tubuhnya tegap. Aku menyukai Ken Arok, karena dia perhatiannya padaku (Mungkin aku Ge eR, karena dia tidak hanya perhatian padaku, tetapi juga perhatian pada yang lainnya… he … he). Dia pintar, dan tipe pekerja keras. Seperti lagu Nica Costa ….Everyone can see there is a change in me, … oh my first love….

Yang membuatku rajin sekolah salah satu diantaranya adalah… aku bisa bertemu dengannya… Jadi aku adalah murid yang rajin dan pintar (he… he…). Sering kami berdiskusi tentang pelajaran sekolah, membicarakan guru-guru kami, dan gossip tentang teman…., Nah dia mengunjungi aku saat aku sakit…. So sweet…

Aku kehilangan beritanya setelah bertahun-tahun (lebih dari 15 tahun… aku lupa berapa tahun… malas menghitung). Alhamdulillah…., Alloh memberikan jalan, dengan kemajuan teknologi saat ini, aku bisa menemukannya. Kami saling sms, telepon, dan chatting. Duh…. Bisa lihat fotonya di internet dan seneng banget dengar suaranya yang COOL MAN!!!

Nah… akhirnya kita janjian ketemu, Hatiku saat itu, deg deg plas… deg deg plas… Aku bingung, nanti kalo ketemu ngomong apa ya…? Perasaanku seperti lagunya Titik Puspa….berjuta indahnya….Ya ketika ketemu aku berjabat tangan, trus aku Tanya bagaimana kabarmu…..? (aduh…. Tanya kabar aja sulit)….

Begitulah…. Seperti air mengalir dan berikutnya kita janjian ketemu di Gramedia Plaza Surabaya. Kita bicara macam-macam, panjang lebar, keliling, luas…..Kita saling cerita masa lalu kita, keadaan kita saat ini, dan rencana masa depan, tentang peluang investasi, dan lain-lain….

Cerita selanjutnya…. Tidak ditulis di sini… tersimpan rapat di hatiku (I keep deep in the bottom of my heart)….