Labels
- Akun belajar.id (79)
- Asesmen Nasional (2)
- BPMTPK (5)
- Buku (18)
- Canva (3)
- CKS (16)
- edpuzzle (1)
- Educlouds (4)
- Family (332)
- Girl4Tech (1)
- Guru Inti (2)
- Haji (114)
- Hobby (112)
- House (29)
- IDYM (22)
- IGI (17)
- Informasi Rumah Belajar (49)
- International Speaker (14)
- Isodel (3)
- Jurnal Teknodik (17)
- Kesehatan (6)
- Kinemaster (20)
- Kultum (2)
- Kurikulum (2)
- Laporan (24)
- matematika (32)
- Microsoft (100)
- My Achievements (46)
- My Activity (255)
- My Profile (25)
- My Story (205)
- Newspaper (15)
- Pandu Digital (3)
- Pena (9)
- PGRI (2)
- Pojok Inspirasi (1)
- Positive Thoughts (22)
- PPPPTK TK PLB (1)
- Quote (7)
- RPP (5)
- SAC (8)
- SILN (133)
- Sosialisasi (103)
- Tips (3)
- TV9 (2)
- TVE (15)
- Unique U (1)
Saturday, September 8, 2018
Friday, September 7, 2018
Thursday, September 6, 2018
Pelatihan Penulisan KTI Sebagai Wujud Kesadaran Pentingnya Publikasi Ilmiah Dimuat di Pena

Agustus 31, 2018
http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2018/08/pentingnya-publikasi-ilmiah/
Pusat Tekonologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud) menyelenggarakan kegiatan pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (KTI) untuk jurnal TEKNODIK. Pelatihan ini akan dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, dari tanggal 29 sampai dengan 31 Agustus 2018. Kegiatan ini bertempat di Hotel Bellevue Suite, Radio Dalam, Cilandak, Jakarta Selatan.
Pelatihan ini penting mengingat di abad ke-21 atau abad teknologi ini perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang begitu pesat menciptakan tantangan-tantangan baru dalam proses pembelajaran. Permasalahan yang makin kompleks menuntut kesiapan dunia pendidikan untuk mengantisipasinya. Informasi dan pengetahuan yang kian beragam dan makin mudah penyebarannya menuntut guru dan siswa untuk dapat mempergunakan sebaik-baiknya. Informasi dan pengetahuan ada yang bernilai positif ada juga yang negatif. Oleh karena itu, filter dari guru sangat diperlukan. Perubahan teknologi yang cepat ini harus disertai dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia. Menanggapi tuntutan tersebut, kementrian pendidikan dan kebudayaan (kemendikbud) telah mengembangkan berbagai e-layanan pendidikan yang berbasiskan teknologi informasi dan komunikasi. salah satu di antaranya adalah pengembangan jurnal online TEKNODIK yang dapat diakses melalui laman.
Jurnal teknologi pendidikan diterbitkan oleh Pustekkom Kemendikbud, sebagai wahana penelitian, pengembangan dan pendayagunaan teknologi informasi dan komunikasi untuk pendidikan/pembelajaran. Guna menjaring karya-karya baru dan memotivasi penulis untuk mengirimkan artikel ilmiahnya ke Jurnal TEKNODIK, maka perlu ada perekrutan baru untuk calon-calon penulis TEKNODIK untuk edisi berikutnya. Untuk tersebut perlu ada pembekalan terlebih dahulu berupa pelatihan dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan baik pengetahuan maupun ketrampilan dalam penulisan dan mempublikasi tulisan ilmiah ke jurnal TEKNODIK.
Strategi yang ditempuh dalam kegiatan pelatihan ini adalah sebagai berikut:
1) Mengundang dan menyosialisasikan informasi kegiatan pelatihan dengan info grafis melalui sosial media.
2) Registrasi peserta secara online melalui aplikasi manajemen pelatihan Pustekkom dengan melampirkan konsep artikel yang akan dikembangkan,
3) Seleksi peserta oleh panitia dan pengumuman peserta hasil seleksi.
4) Pemanggilan peserta oleh panitia kegiatan,
5) Pelaksanaan kegiatan pelatihan baik berupa teori maupun praktek, dengan perbandingan 40 : 60 Untuk teori, kepada para peserta akan disajikan materi-materi yang mengarah kepada petunjuk penulisan artikel ilmiah sesuai dengan tulisan jurnal online. Dalam praktik, para peserta pelatihan didampingi para pembimbing.
6) Praktek penulisan naskah .
7) Pembimbingan penulisan naskah baik secara tatapmuka di tempat pelatihan, dilanjutkan dengan pembimbingan secara online setelah peserta kembai ke satuan kerja masing-masing. Penyerahan sertifikat pelatihan bagi psserta yang sudah mengumpulkan hasil praktik penulisan artikel ilmiah untuk TEKNODIK.
Materi dalam pelatihan ini adalah:
1) Cakupan Tema dalam Jurnal TEKNODIK disampaikan oleh Dr. R Benny Agus Pribadi, M.A,
2) Pengertian, jenis, gaya selingkung artikel KTI TEKNODIK oleh Bambang Warsita,
3) Beberapa cara/strategi/tips dalam menulis KTI oleh Dr. Deni Dermawan, M.Si ,
4) Tahapan dalam penulisan KTI oleh Dr. Oos M. Anwas,
5) Metode R&D serta hasil-hasil penelitian mutakhir di bidang Teknologi Pendidikan oleh Dr. Purwanto
6) Kode Etik KTI, Plagiasi dan Sitasi oleh Prof. Fuad Rahman, M.Pd ,
7) Penggunaan Bahasa dalam Penulisan Artikel Ilmiah oleh Sudirman Siahaan dan Waldopo,
8) Aplikasi Jurnal Online TEKNODIK (pengenalan dan penerapan) oleh Dwi Sumarwanto, M.Si,
9) Bimbingan dan praktek penulisan KTI (secara tatapmuka dan daring ) oleh Fuad Rahman, R Benny Agus Pribadi, Deni Dermawan, Sudirman Siahaan, Purwanto, Bambang Warsita, Oos M Anwas, Waldopo, Dwi Sumarwanto.
Setelah mengikuti pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk jurnal TEKNODIK peserta diharapkan mampu menulis sebuah artikel Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang siap dipublikasikan di jurnal TEKNODIK. Secara khusus setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta mampu:
a) menulis artikel untuk jurnal ilmiah;
b) menggunakan aplikasi jurnal online; dan
c) menulis naskah untuk jurnal TEKNODIK sesuai gaya selingkung, format dan teknis penulisannya. Hasil yang diharapkan dari pelatihan ini adalah terlatihnya 40 (empat puluh) orang peserta dalam penulisan artikel ilmiah dan tersedianya 40 konsep artikel.
Hasil Karya Ilmiah:
Juara 1 dengan judul Aplikasi Strategi Pembelajaran Inside and Outside Circle untuk Meningkatkan Kemampuan Pemahaman Konsep Belajar Biologi Sel oleh Effiyati Prihartini MAN 20 Jakarta.
Juara 2 dengan judul Implementasi Model Project Based Learning dalam Membina Karakter Disiplin oleh Angger Saloko FKIP UNILUS
Juara 3
Dengan judul Penggunaan Akun Edmodo sebagai Upaya Mengurangi Dampak Negatif Media Sosial oleh Muzanip Alperi dari LPMP Bengkulu
Peserta terinteraktif:
1. Mardiyah dari SMPN 3 Torjun Jawa Timur
2. Suminah dari SMPN 7 Indralaya Utara Sumatra Selatan
3. Adang Sutarman dari SMPN 1 Pamarayan Banten
Saturday, September 1, 2018
Saturday, August 25, 2018
Sunday, August 19, 2018
Friday, August 17, 2018
Daftar Penerima Anugerah Kihajar 2017
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan melalui Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan kembali menggelar Malam Anugerah Kihajar 2017 pada 16 November lalu di Plaza Insan Berprestasi, Kemendikbud, Senayan, Jakarta. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyerahkan langsung Anugerah Kihajar kepada 6 gubernur dan 8 wali kota/bupati atau yang mewakili.
Penghargaan diberikan kepada para kepala daerah atas kepedulian dan komitmennya terhadap pengembangan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan di daerahnya masing-masing. “Tahun ini tahun yang ke-6 Kemendikbud memberikan apresiasi yang tinggi kepada pemerintahan kabupaten/kota dan provinsi atas segala upayanya dalam membuat kebijakan, mengembangkan, serta mengimplementasikan TIK” jelas Kepala Pustekkom.
Penganugerahan didahului pendaftaran dan pelengkapan berkas oleh Dinas Pendidikan provinsi, kabupaten atau kota pada bulan Agustus hingga awal Oktober 2017. Proses kemudian berlanjut pada penilaian yang dilakukan pada bulan Oktober hingga awal November 2017. Tim juri yang menilai terdiri dari praktisi TIK, akademisi, perwakilan media, kalangan Kementerian Komunikasi dan Informatika, serta kalangan internal Kemendikbud.
Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada para pemenang Kuis Kita Harus Belajar (Kihajar), pemenang Festival Video Edukasi dan Lomba Mobile Kihajar, serta penerima penghargaan Radio Peduli Pendidikan dan Kebudayaan 2017. Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pada penyelenggaraan tahun ini juga dicanangkan Duta Rumah Belajar.
Anugerah Kihajar, yang diselenggarakan setiap tahun sejak tahun 2005, diharapkan dapat menjadi tolok ukur perkembangan TIK untuk pendidikan dan kebudayaan di Indonesia, serta wadah tahunan bagi para pemangku kepentingan untuk dapat mempublikasikan karya, berbagi ide, saling menginspirasi, dan memperoleh informasi terkini.
Berikut ini adalah nama-nama para penerima Anugerah Kihajar 2017:
Penghargaan Kihajar bagi Kepala Daerah Peduli TIK untuk Pendidikan dan Kebudayaan
No. Kepala Daerah Provinsi Kategori
1. Olly Dondokambey, S.E. Gubernur Sulawesi Utara Pertama
2. H. Ahmad Heryawan, Lc., M.Si Gubernur Jawa Barat Madya
3. H. Ganjar Pranowo, S.H., M.IP. Gubernur Jawa Tengah Utama
4. H. Sahbirin Noor, S.Sos., M.H. Gubernur Kalimantan Selatan Khusus
5. Ir. H. Said Assagaff Gubernur Maluku Khusus
6. Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum. Gubernur Jawa Timur Khusus
No. Kepala Daerah Kabupaten/Kota Kategori
1. H. Sutarmidji, S.H., M.Hum. Walikota Pontianak Pertama
2. Abdullah Abu Bakar, S.E. Walikota Kediri Pertama
3. Dr. H. Mundjirin ES, Sp.OG Bupati Semarang Madya
4. Mochamad Ridwan Kamil, S.T., M.U.D. Walikota Bandung Madya
5. Dr. H. Syarif Fasha, M.E. Walikota Jambi Utama
6. Dr. (H.C) Ir. Tri Risma Harini, M.T. Walikota Surabaya Utama
7. Dr. H. Firdaus, S.T., M.T. Walikota Pekanbaru Khusus
8. Sutan Riska Tuanku Kerajaan, S.E. Bupati Dharmasraya Khusus
9. H. Hendri Arnis, BSBA Walikota Padang Panjang Khusus
FESTIVAL VIDEO EDUKASI (Juara 1)
Kategori Pelajar
Nama : Khelda Dewi Suryani
Judul : Paradigma
Asal : SMAN 6 Padang, Sumatra Barat
Kategori Mahasiswa
Nama : Primus Bere Boe
Judul : Unu
Asal : Universitas Timor, Kefamenanu, NTT
Kategori Guru
Nama : Asih Wahyuni
Judul : Sifat dan Bentuk Interaksi Sosial
Asal : SMPN 4 Satu Atap Karangmoncol, Purbalingga, Jawa Tengah
Kategori Umum
Nama : Andik Surya Danirisko
Judul : Rindu
Asal : Ponorogo, Jawa Timur
LOMBA MOBILE KIHAJAR (Juara 1)
Kategori Pelajar
Nama : Akhdan Rasiq Gumelar
Judul : JepangIN
Asal : SMK Telkom Jakarta
Kategori Guru
Nama : Agus Arifin Anwar, S.Pd.
Judul : Organ Tubuh Manusia
Asal : SD Islam Al Azhar 28 Solo Baru
Kategori Umum
Nama : Alvin Lutfianda
Judul : Super Budi
Asal : Kota Cimahi, Jawa Barat
PENGHARGAAN RADIO PEDULI PENDIDIKAN 2017
Nama Radio : LPPL Radio Kota Batik Pekalongan
Program : Asal Usul
Asal : Pekalongan, Jawa Tengah
DUTA RUMAH BELAJAR 2017
Kategori Duta Rumah Belajar Terbaik
Nama : Rr. Martiningsih, S.Pd, M.Pd
Sekolah : SMP Muhammadiyah 1 Surabaya
Asal Daerah : Duta Rumah Belajar Prov. Jawa Timur
Kategori Inovatif dalam Memanfaatkan Rumah Belajar
Nama : Stela Tololiu, S.Pd
Sekolah : SMKN Tobongon
Asal Daerah : Duta Rumah Belajar Prov. Sulawesi Utara
Kategori Kreatif dalam Memanfaatkan Rumah Belajar
Nama : Wahyudi
Sekolah : SMAN 1 Sungkai Selatan
Asal Daerah : Duta Rumah Belajar Prov. Lampung
PEMENANG KUIS KIHAJAR NASIONAL 2017
Jenjang SD/Sederajat
Juara I
Nama : Charisse Lana
Sekolah : SD Model Sleman
Asal Daerah : Daerah Istimewa Yogyakarta
Juara II
Nama : Haka Aghitsna Ridloka
Sekolah : SD Negeri 1 Tempuran
Asal Daerah : Jawa Tengah
Juara III
Nama : Sidney Courtney Jasmine Karundeng
Sekolah : SD Katolik IV Don Bosco Bitung
Asal Daerah : Sulawesi Utara
Jenjang SMP/Sederajat
Juara I
Nama : Keisyha Amanda Putri
Sekolah : SMP Negeri 2 Pangkal Pinang
Asal Daerah : Bangka Belitung
Juara II
Nama : Bernard Lesley Efendy
Sekolah : SMP Ignatius Global School
Asal Daerah : Sumatera Selatan
Juara III
Nama : Rubens Phenola Setiawan
Sekolah : SMP Negeri 5 Yogyakarta
Asal Daerah : Daerah Istimewa Yogyakarta
Jenjang SMA/Sederajat
Juara I
Nama : Nathasya Fernanda
Sekolah : SMA Negeri 1 Rembang
Asal Daerah : Jawa Tengah
Juara II
Nama : Meilia Wanady
Sekolah : SMA Ignatius Global School
Asal Daerah : Sumatera Selatan
Juara III
Nama : Achmad Rifqy Pratama
Sekolah : SMAN 39 Jakata Timur
Asal Daerah : DKI Jakarta
Penghargaan Kategori Khusus Kuis Kihajar Nasional
Peserta Tergigih
Nama : Hendri Kurniawan
Sekolah : SMA Mulawarman Tarakan
Asal Daerah : Kalimantan Utara
Peserta Terinspiratif
Nama : Gagas Lambang Pamungkas
Sekolah : SMAN 5 Mataram
Asal Daerah : Nusa Tenggara Barat
Peserta Terfavorit
Nama : Jevon Brilian Nanlohy
Sekolah : SDN 4 Ambon
Asal Daerah : Maluku
sumber:
http://pustekkom.kemdikbud.go.id/daftar-penerima-anugerah-kihajar-2017/
Sunday, August 12, 2018
Dinamika Pengalaman Menjadi Fasilitator Bimtek Daring Dalam Rangka Seleksi Duta Rumah Belajar 2018
Experience Dynamics to Become a Online Bimtek Facilitator in the Context of 2018 Home Learning Ambassador Selection
May 24, 2018
I am Rr. Martiningsih, from East Java. In November 2017, I was elected to become the National Best Learning Ambassador. This time, a screening was held to choose the 2018 Learning House Ambassador.
I am Rr. Martiningsih, from East Java. In November 2017, I was elected to become the National Best Learning Ambassador. This time, a screening was held to choose the 2018 Learning House Ambassador.
The initial step of the 2018 Ambassador Home Learning selection is for teachers to register online through the page http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id which on that page has a guide for choosing the province. Each participant who has registered can study the existing module, and after the specified day, the participant takes the first level exam and will get a certificate that can be downloaded online on the pages of each participant in the first level Information and Communication Technology Based Learning.
All participants who qualify for the first level are entitled to take part in the second level of training through the website of simpatik.belajar.kemdikbud.go.id/pembatik and can learn through the modules provided and work on tasks to monitor the extent of the training participants' ability in understanding the training material. The second level module includes the Design of ICT-Based Learning, Utilization of Problem Bank Features, Utilization of Language and Literature Work Features, Utilization of Learning Resource Features, Vlogs of Home Learning and its Manuscripts.
The second level participants are guided to get information through telegram channels, here the participants of course learn to utilize smartphones more optimally. Participants can also communicate online with other participants and facilitators through the telegram group.
There are currently 10 telegram groups with members ranging from 300 to 350 participants who are willing to continue to the second level. Some participants who passed the first level did not continue to the second level for reasons of busyness or family problems.
I am an East Java Province facilitator in Class D. In the telegram group, some wanted to know why I could become the Best Learning House Ambassador. I answered, that I was like another teacher, while at home also doing tasks as housewives. If there is a competition that I believe I can, then I will take part in the competition. If it turns out I won, thank God, I was able to do the assignments. If I lose, thank God, that means I need to continue learning.
By participating in the competition, I actually understand the extent of our abilities, and we will learn a lot from other teachers. I am very aware that everyone is great. Everyone has greatness each. There are great singers (and that is not me), some are great singing holy verses of the Qur'an, and many other greats are not at all the same as everyone. Therefore, through a competition, we can improve our quality, by learning from other participants.
I often convey simple aphorisms or advice that builds the soul, citing the opinion of great motivators. Like, if we want to get better results, then we have to do more. If we do ordinary things, the results will also be mediocre.
At the end of the second level, it is determined who graduated and who did not graduate. Of course this creates a dilemma for those who do not pass.
Rest assured ... If Allah grants our wishes ... Verily Allah tests our gratitude ... If Allah postpones our wishes ... ... Allah really tests our patience ... If Allah does not grant our wishes ... Verily ... Allah will replace it with a better one.
Not graduating at level 2 not the end of everything ... the sun still shines illuminating a day full of meaning ... And God still bestows mercy on us for a brilliant success that must be beautiful in time. .
Hopefully any decision ... pass or not pass ... Received broadly.
Rr. Martiningsih, S.Pd, M.Pd
Duta Rumah Belajar 2017
East Java Province
Subscribe to:
Posts (Atom)




































































