Labels

Saturday, August 15, 2020

Guru dan Tenaga Kependidikan Berprestasi dan Berdedikasi Jawa Timur 2019




Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima 31 guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi se-Jatim di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Jumat (9/8/2019). Di antara para guru tersebut ada Roro, Guru SMP Muhammadiyah 1 Surabaya sebagai guru berdedikasi SMP mewakili Jawa Timur.  Para guru dan tenaga kependidikan tersebut akan mengikuti lomba di tingkat nasional dalam rangka memperingati HUT Ke-74 Republik Indonesia pada tanggal 12-18 Agustus 2019 di Jakarta.

Kegiatan pemilihan guru dan tenaga kependidikan berprestasi dan berdedikasi tingkat nasional di Jakarta diselenggarakan tersebar di empat tempat kegiatan lomba dengan pembagian kategori berdasarkan kategori guru jenjang pendidikan PAUD dan Dikmas, guru jenjang pendidikan dasar, guru jenjang pendidikan menengah, serta kategori tenaga kependidikan pendidikan dasar dan menengah.

Bidang yang dilombakan di tingkat nasional antara lain tes kompetensi mata pelajaran, tes keptibadian, wawancara, ptesentasi best practice dan table topic yang merupakan tes bagi peserta untuk mengetahui pengetahuan, serta ketangkasan peserta dalam menjawab pertanyaan dari tim juri.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Khofifah menyampaikan pesan sekaligus memberi semangat kepada para guru dan tenaga kependidikan yang akan berangkat ke Jakarta. Mereka diharapkan tidak sekedar mentargetkan memenangkan perlombaan dan berprestasi di tingkat nasional, tetapi bisa menjadi referensi bagi guru dan tenaga kependidikan lainnya.

Para guru dan tenaga kependidikan yang terbaik di tingkat provinsi, sekarang akan berjuang di tingkat nasional. Ketika mendapatkan apresiasi, harus menjadi referensi bagi yang lain, ujar orang nomor satu di Jatim.

Ia menjelaskan, dengan menjadi referensi, maka orang lain bisa mengetahui mengenai standar guru atau tenaga kependidikan. Mereka harus siap menjadi mentor atau tutor bagi yang lain.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur Khofifah juga menyampaikan, tugas guru saat ini berat karena berhadapan dengan digitalisasi informasi dan teknologi yang dahsyat. Perkembangan ini harus diikuti dengan peningkatan kualitas guru secara kontinyu.
 





 

Sunday, June 21, 2020

SD Katolik Santo Xaverius Surabaya Gelar Workshop Pembuatan Video Pembelajaran

 


Kepala SD Katolik Santo Xaverius, Frater Marselinus, BHK, S. Pd mengatakan sekolah ingin memaksimalkan pembelajaran video menjelang masa ajaran baru agar dapat lebih efektif dan menarik.

"Sebelumnya kita masih belum serius dan guru-guru belum merata yang membuat video pembelajaran, sehingga kami ingin memperdalam lagi agar kami dapat membuat metode pembelajaran video yang menarik dan efektif untuk dilakukan ditahun ajaran baru nanti," ujar Frater saat di temui di kantor Kepala SD Katolik Santo Xaverius.

Dihari pertama, sebanyak 30 guru maupun tenaga kependidikan secara bergantian membuat video kreatif yang berisikan materi pembelajaran dengan dipandu oleh Raden Roro Martiningsih selaku Rumah Belajar Duta Terbaik utusan dari Kemendikbud.

Dengan menggunakan peralatan sederhana, seperti Kain Green Screen, kamera handphone, dan lighting sederhana, para guru dan tenaga kependidikan merekam video pembelajaran untuk siswa.

Setelah selesai merekam, para guru maupun tenaga kependidikan melakukan editing video menggunakan aplikasi Kinemaster Indonesia.

Dalam sehari berbagai video pembelajaran menarik telah berhasil dibuat oleh para guru maupun tenaga kependidikan seperti, Daur Hidup Hewan, Sistem pencernaan manusia, Pengenalan sistem bilangan, hingga Pengenalan sudut.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Jelang Ajaran Baru, SD Katolik Santo Xaverius Surabaya Gelar Workshop Pembuatan Video Pembelajaran, https://surabaya.tribunnews.com/2020/06/21/jelang-ajaran-baru-sd-katolik-santo-xaverius-surabaya-gelar-workshop-pembuatan-video-pembelajaran.
Penulis: Zainal Arif | Editor: Parmin