Labels

Saturday, October 2, 2021

Rumah Belajar di TK Al Falah Surabaya, Sabtu 2 Oktober 2021

Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.






Jargon Rumah Belajar















 

Friday, October 1, 2021

Join Riset Jurnal Teknodik

 Sesi Presentasi, agak gak pede, berada diantara para ahli. Terima kasih Pusdatin yang so sweet



 
❤️






Thursday, September 30, 2021

Laporan DRB Raden Roro Martiningsih Bulan September 2021


Alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah Subhanahu Wata’ala, karena atas rahmat, taufik, serta hidayah-Nya kepada Duta Rumah Belajar Jawa Timur 2017. Membuat laporan adalah kegiatan yang wajib dilakukan Duta Rumah Belajar, dan menulis laporan merupakan pencatatan sejarah. Laporan Duta Rumah Belajar adalah wadah yang menunjukkan apa yang telah Duta Rumah Belajar lakukan. Dengan membuat laporan, maka kita bisa berbagi tentang apapun kepada pembaca laporan. Pengalaman terbaik Duta Rumah Belajar dalam mensosialisasikan Rumah Belajar, membuat jalinan kemitraan dalam sosialisasi Rumah Belajar, serta semua hal baik berkaitan dengan Rumah Belajar, semua saya tuliskan.

Sangat bersyukur karena laporan ini terwujud. Oleh sebab itu dengan tulus kami mengucapkan terima kasih kepada:

1. Bapak Plt Pusdatin Hasan Chabibie
2. Bapak Ibu PTP Pusdatin
3. Duta Rumah Belajar dan Sahabat Rumah Belajar seluruh Indonesia
4. Keluarga yang selalu menginspirasi dalam setiap langkah saya

Semoga laporan ini bermanfaat dan mendapat ridho dari Allah. Amin.























 

Tuesday, September 28, 2021

Objective Key Results

OKRs adalah sebuah proses yang membantu mengarahkan dan mengukur organisasi/tim/kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang kelihatannya mustahil.
Sebagai Calon Google Certified Trainers, anda perlu menetapkan tujuan (Objectives) untuk berdampak untuk sekolah/kabupaten/provinsi Anda yang memiliki karakteristik berikut:
  1. Ambisius: artinya Objective yang dibikin harus ambisius, menarik diluar batas (stretch goals), game-changing, bahkan agak membuat beberapa pihak yang tidak nyaman.
  2. Signifikan: artinya sesuai dengan karakteristik OKR, ambitious, Objective ini harus signifikan, dan berdampak besar pada organisasi maupun personal.
  3. Konkrit: Objective harus nyata, konkrit, walaupun berdampak besar / ambisius tapi tetap bisa dilaksanakan atau minimal dikejar
Selain menetapkan tujuan (Objective), Anda juga perlu menentukan Key Results (KRs) memiliki karakteristik berikut:
  1. Spesifik: artinya KRs memang spesifik/jelas untuk mencapai Objective tertentu, dan sesuai dengan scope atau level,
  2. Batas Waktu: artinya KRs dapat berubah dan terikat waktu, setiap kali dilakukan evaluasi OKR (setiap 1 atau 3 bulan)
  3. Agresif tapi realistik: dalam menetapkan KRs memang harus agresif, tapi juga harus realistis.
  4. Terukur : artinya harus ada angka yang dicapai, jawaban dari KRs ini cuma ada 2 kemungkinan: (Tercapai) atau (Tidak Tercapai).

Aljabar



Pengertian

Aljabar (Algebra) merupakan salah satu cabang dalam ilmu matematika yang sangat luas cakupannya, sedangkan aljabar itu sendiri diartikan sebagai cabang ilmu dalam matematika yang mempelajari simbol matematika dan aturan aturan yang digunakan untuk memanipulasi simbol tersebut.

Aljabar dapat mempermudah dalam memecahkan permasalahan daripada metode konvensional, yaitu menyatakan permasalahan dalam kata-kata.

Sejarah Singkat Aljabar

Aljabar merupakan cabang matematika yang ditemukan oleh Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa Al-Khwarizmi.

Aljabar telah mulai digunakan oleh matematikawan di sekitar 3500 tahun di masa peradaban Mesopotamia.

Istilah aljabar pertamakali muncul dalam buku karangan Al-Khwarizmi yang berjudul The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing.

Unsur – Unsur Aljabar

Dalam aljabar, ada beberapa unsur yang membentuk aljabar, diantaranya

1. Variabel
Variabel sering disebut juga peubah, merupakan simbol atau lambang yang mewakili suatu bilangan, sedang bilangan tersebut belum diketahui nilainya secara jelas.
Umumnya, variabel disimbolkan dengan huruf kecil. Contohnya adalah penggunaan variabel x dan y pada 6x+9y.

2. Suku
Suku adalah nilai yang menyusun suatu bentuk aljabar, baik berwujud variabel+koefisien maupun konstanta. Terdapat berbagai macam bentuk aljabar, diantaranya

Suku satu (tidak memiliki tanda operasi hitung atau selisih). 
Contohnya :
5x, 7y, 9p

Suku dua (terdapat satu tanda operasi hitung penjumlahan atau selisih). 
Contohnya:
6a+b,  7x+8y,  9x+3

Suku tiga (terdapat 2 tanda operasi hitung penjumlahan atau selisih). 
Contohnya :
9x+y+7,  a+b+6c

3. Koefisien
Koefisien adalah faktor konstanta dari suatu suku, berupa sebuah bilangan yang menempel pada variabel. Misalnya pada 6x maka 6 adalah koefisiennya.

4. Konstanta
Konstanta merupakan suku pada aljabar yang tidak memuat variabel, hanya berupa bilangan saja. Contohnya pada aljabar 7x+9 maka 9 adalah konstantanya.