Labels

Thursday, November 28, 2024

Hj. Raden Roro Martiningsih, S.Pd., M.Pd

 Hj. Raden Roro Martiningsih, S.Pd., M.Pd., adalah sosok pendidik yang memiliki banyak pencapaian dalam dunia pendidikan di tingkat nasional dan internasional. Ia lahir di Surabaya pada 8 Maret 1972 dan memiliki latar belakang akademik serta karier yang sangat luas. Beberapa hal yang menonjol dari perjalanan karier dan kontribusinya antara lain:

Pendidikan:

  • D3: Lulus dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga pada program Hygiene Perusahaan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (1994).
  • S1: Menyelesaikan studi di Pendidikan Matematika Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (2003).
  • S2: Menempuh Teknologi Pendidikan di universitas yang sama (2006), lulus dengan predikat Yudisiawan Terbaik.

Karier:

  • Guru di SMP Muhammadiyah 1 Surabaya (2009-sekarang) dan MTs Muhammadiyah 19 Surabaya (2020-sekarang).
  • Sebelumnya menjadi pengajar di Al Muslim Sidoarjo (1995–2009).
  • Saat ini juga merupakan pengajar di Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) Den Haag, Belanda (2029-sekarang).

Prestasi dan Inovasi:

  • Duta Rumah Belajar Nasional Terbaik (2017).
  • Finalis Kompetisi Writing Internasional Longman Asia Ltd (2017).
  • Juara 1 Guru Berprestasi Kota Surabaya (2013) dan perwakilan tingkat nasional.
  • Microsoft Certified Educator dan pelatih tersertifikasi Google serta Kinemaster.
  • Aktif sebagai penulis jurnal dan buku, serta kontributor berbagai konten edukasi seperti Televisi Edukasi, PP Muhammadiyah, dan PMM.

Kegiatan Organisasi dan Kepemimpinan:

  • Ketua Pengurus LKSA Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah 1 Surabaya.
  • Aktif di komunitas belajar guru Muhammadiyah dan MGMP Matematika.
  • Pernah menjadi dosen tamu di berbagai universitas seperti Universitas Muhammadiyah Gresik dan Universitas Islam Negeri Surabaya.

Pencapaian beliau menunjukkan dedikasi tinggi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam inovasi pembelajaran berbasis teknologi dan kontribusi dalam komunitas pendidikan di Indonesia.

Thursday, November 14, 2024

Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat (GSS)

 








Pada Kamis, 14 November 2024, telah dilaksanakan acara Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di Surabaya dengan tema "Wujudkan Generasi Sehat untuk Indonesia Hebat." Acara yang dihadiri oleh berbagai elemen pendidikan dan kesehatan ini bertujuan untuk mendorong kesadaran akan pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah, sekaligus mencetak generasi muda yang sehat dan berprestasi.

Dalam kesempatan tersebut, Andien, salah satu anak asuh dari LKSA Panti Asuhan Yatim Putri Aisyiyah 1 Surabaya, turut hadir sebagai Dokter Cilik dari SD Muhammadiyah 7 Surabaya. Dengan seragam putih yang mencerminkan kebanggaan profesi dokter, Andien ikut berperan aktif dalam mengampanyekan pentingnya pola hidup sehat kepada para peserta yang hadir.

Momentum istimewa terjadi ketika Andien bersama Ketua LKSA Aisyiyah 1 Surabaya berfoto bersama Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah, H. Didik Suhardi, Ph.D.. Foto tersebut menjadi simbol apresiasi dan kebanggaan atas peran aktif Andien sebagai duta kesehatan cilik, sekaligus sebagai wujud sinergi antara LKSA dan Muhammadiyah dalam mendukung pendidikan dan kesehatan anak-anak Indonesia.

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti sosialisasi PHBS, pemeriksaan kesehatan gratis, dan kampanye pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang sehat. Kehadiran Andien sebagai dokter cilik menambah semangat para peserta untuk ikut serta dalam gerakan ini, membuktikan bahwa anak-anak mampu menjadi agen perubahan untuk masa depan yang lebih baik.

Semoga melalui Gerakan Sekolah Sehat ini, visi mewujudkan generasi sehat untuk Indonesia yang hebat dapat tercapai, serta anak-anak seperti Andien terus berkontribusi dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.

Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat (GSS)

 










































































 

Pada Kamis, 14 November 2024, sejumlah siswa dari SMP Muhammadiyah 1 Surabaya yang terpilih sebagai Duta Literasi dan Numerasi, bersama beberapa guru, menghadiri acara Sosialisasi dan Gebyar Gerakan Sekolah Sehat (GSS) di Surabaya. Acara ini mengusung tema "Wujudkan Generasi Sehat untuk Indonesia Hebat" dan bertujuan untuk mempromosikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) di lingkungan sekolah, sekaligus meningkatkan kesadaran literasi, numerasi, dan kesehatan di kalangan pelajar. Stand SMP Muhammadiyah 1 menampilkan menebak tanggal lahir berhadiah susu UHT.

Sebagai Duta Literasi dan Numerasi, para siswa SMP Muhammadiyah 1 Surabaya turut berperan aktif dalam kegiatan tersebut dengan memotivasi peserta untuk terus membaca, belajar, dan menerapkan pola pikir kritis dalam kehidupan sehari-hari. Kehadiran mereka mencerminkan komitmen sekolah dalam mendukung pengembangan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga peduli terhadap kesehatan dan lingkungan.

Momentum berharga terjadi ketika para siswa dan guru berfoto bersama tokoh-tokoh penting yang turut menghadiri acara, antara lain:

  • H. Didik Suhardi, Ph.D., Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PP Muhammadiyah,
  • Dr. Zuhroh, anggota Komisi X DPRD Kota Surabaya,
  • Ibu Nita dari Kementerian, serta
  • Bapak Pimpinan Usaha alat peraga edukatif Wardhana, yang mendukung penuh acara ini.

Momen tersebut menjadi simbol sinergi antara sekolah, pemerintah, dan berbagai pihak terkait dalam mewujudkan generasi muda yang sehat, berilmu, dan berintegritas.

Acara ini diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti sosialisasi PHBS, diskusi interaktif mengenai literasi kesehatan, dan kampanye pentingnya menjaga lingkungan sekolah yang sehat. Keikutsertaan SMP Muhammadiyah 1 Surabaya sebagai perwakilan sekolah Muhammadiyah yang aktif menunjukkan komitmen besar dalam mendukung program nasional yang bertujuan menciptakan generasi sehat untuk Indonesia yang lebih hebat.

Semoga melalui acara ini, semangat literasi, numerasi, dan kesehatan semakin tumbuh di kalangan pelajar, serta menciptakan generasi yang siap membawa perubahan positif bagi bangsa.