I have a teacher
My teacher always remembers me pray on time
My teacher always remembers me do my best
My teacher always remembers me keep my daughter better
My teacher always remembers me take care my self
My teacher house is far far away from my house
My teacher always calls or sends sms to me
My teacher always prays for my happyness in the future
Now, ... I can't hear my teacher's voice again
My teacher has passed away
I can see my teacher in the sky
I can hear my teacher'voice in heart
My beloved teacher, I always remember you
I always keep your advices deep in my heart
My tears... for you...
My beloved Allah....
I know You gives me the best
And... May be...
Lonely is better for me
Labels
- Akun belajar.id (79)
- Asesmen Nasional (2)
- BPMTPK (5)
- Buku (16)
- Canva (3)
- CKS (16)
- edpuzzle (1)
- Educlouds (4)
- Family (218)
- Girl4Tech (1)
- Guru Inti (2)
- Haji (100)
- Hobby (112)
- House (13)
- IDYM (22)
- IGI (17)
- Informasi Rumah Belajar (49)
- International Speaker (14)
- Isodel (3)
- Jurnal Teknodik (17)
- Kesehatan (4)
- Kinemaster (20)
- Kultum (2)
- Kurikulum (2)
- Laporan (24)
- matematika (32)
- Microsoft (99)
- My Achievements (36)
- My Activity (169)
- My Profile (22)
- My Story (142)
- Newspaper (15)
- Pandu Digital (3)
- Pena (9)
- PGRI (2)
- Pojok Inspirasi (1)
- Positive Thoughts (22)
- PPPPTK TK PLB (1)
- Quote (7)
- RPP (5)
- SAC (8)
- SILN (133)
- Sosialisasi (103)
- Tips (3)
- TV9 (2)
- TVE (15)
- Unique U (1)
Tuesday, January 8, 2008
Friday, January 4, 2008
Tahun Baru 2008
Tanggal 29 Desember aku ke Kepanjen Malang.
Berangkat jam 13.00 Macet di porong. Sampai di Kecamatan Sukorejo Pasuruan beli bakso.
Lanjut terus.......
Sampai di jalan Kebon Agung mencuci sepeda motor 5 ribu.
Sampai di rumah bu Ridwan jam 5 sore, mandi..... sholat..... trus buat boneka kain flanel.
Hari minggu ketik artikel untuk jurnal nasional dan buat perangkat media.
Minggu sore ngetik , senin ngetik, selasa ngetik.... @#$%^&*()(*&^%$##@ file HILANG
Ya...... mungkin tadi waktu ngetik tidak berdoa ya.......
Ngetik lagi,..... beres. Alhamdulillah dapat rejeki nomplok.
Pulang tahun baru tnggal 1 januari 2008.
dari kota malamg hingga lawang macet.
lancar setelah lawang.....
macet lagi di purwodadi, kata orang-orang ada kendaraan nyemplung di sungai depan kebun raya purwodadi, aku takut, aku tidak mau lihat.
hujan dan macet di sukorejo pasuruan....
terus hujan sampai rumah, awan gelap. Ya.... tidak berani ngelesi takut badai, pulang aja. Sampai rumah pukul tujuh kurang seperempat malam....
Alhamdulillah dah sampai rumah.
Bu Ridwan,.... makasih nasi dan pisangnya ya....
Thursday, December 27, 2007
Kegiatan Out Bond Yang Asyik
Out Bond in Trawas

Saturday, December 15, 2007
Jurnal Nasional

Artikel Kedua di Pena
Artikel di Pena Pertama
Friday, December 14, 2007
mypulau
Thursday, December 13, 2007
Aku keluar dari pulauku
Hari ini aku keluar dari www.mypulau.com karena boros sekali pulsa hp ku. capek deh.
Padahal baru saja tadi aku tulis di blog kalo aku ikut di www.mypulau.com
ya dah... bye bye friends...
tapi teman-teman tetap bisa visit me in my blog. ok
Wednesday, December 12, 2007
Muridku tersayang
Harap dan pintaku Murid-muridku Aku punya berjuta harap padamu Akankah kau sanggup penuhi harapanku? Murid-muridku Aku punya berjuta pinta padamu Akankah kau sanggup kabulkan pintaku? Murid-muridku Jadilah kau yang terbaik Jadilah kau lebih baik dariku Jadilah kau lebih baik dari orang tuamu Agar kau bisa penuhi harapanku.
Tuesday, December 11, 2007
Main Televisi - Televisian
Hari yang ajaib
Hari Yang Ajaib
Hari itu adalah Sabtu tanggal 8 Desember 2007.
Siang itu bawaanku di sepeda montor banyak banget, diantaranya kolak kacang hijau yang akan aku berikan satpam, sayur mayur hasil panen putriku yang terdiri dari seikat besar kangkung dan 5 buah jagung manis besar (kata putriku harganya 3 ribu , dan memilih sendiri mana yang ingin dipetik di kebun kelasnya), ubi rambat pemberian tim Ge sekolahku, serta barang-barangku dan barang putriku.
Aku dah mau pulang ketika adikku mengatakan, " Mbak, aku tadi nitip pulsa temanku, tapi salah beli, mestinya star one tapi dibelikan fleksi, kamu beli ya mbak, 50 ribu" . "Ya". Aku bilang begitu.
Sampai di tempat satpam, aku berikan kolak kacang hijaunya, aku lega, karena barangku berkurang. Siang itu aku dan putriku ingin makan di luar. Akhirnya kami memutuskan membeli pangsit mie di dekat rumah ustadzah Aminah. Judul nya " Pangsit Mie Cita Rasa Eksekutif" Aku dah bayangkan pasti rasanya enak, walau pasti sedikit lebih mahal. Ga apa-apa.
Aku tunggu lama, ga segera siap, tak berapa lama ada miss call dari ibuku. Aku telp balik, ibuku cerita kalo tadi ngisi pulsa adikku 50 ribu tapi kliru fleksi. Ha ha ha. Aku jadi tau nih, ternyata yang ngisi pulsa adikku adalah ibuku, bukan dia nitip temannya seperti yang dia bilang padaku. Capek deh... Ha... ha... ha...
Tak berapa lama lewatlah ustadzah Aminah, dia klakson-klakson, aku "Tet Tet Tet" .... aku lihat siapa. Hai! Ternyata Ustadzah Aminah.
Tak lama kemudian pangsit mie yang aku pesan siap. Ya Allah... mienya kok lengket-lengket, diambil dengan sumpit tidak bisa, alias "kempel" seperti adonan lengket. Aku coba rasanya,... alamak... ga enak blas!!! Aku coba makan , neg. Ya dah aku makan beberapa suap, tak lama kemudian aku panggil yang jual. "Mas udah, berapa semuanya? " " Sepuluh ribu" Aku beri dia 20 ribu, kan nanti kembali 10 ribu, dan aku bilang padanya, "Maaf mas, pangsitnya tidak enak, masa seperti bubur lengket, dan coba deh rasanya tidak enak!" " Ya dah Bu... saya ganti ya..." " Ya dah terserah, aku juga bingung!" Aku pikir, aduh pasti lama, padahal aku mau memberi les privat. kapan selesainya, akhirnya aku bilang, " Mas, dbungkus aja!" Aku bayangkan, nanti di rumah muridku les aku makan, dan pangsit mie nya dah enak, tidak seperti tadi, karena dia dah belajar dari pengalaman. Akhirnya mie masak, dibungkus, aku diberi kembali 10 ribu. Mie aku bawa ke rumah muridku les.
Sampai di rumah muridku les, aku bilang pada muridku, " Yo, makan mie sama-sama ya, ... aku tadi beli pangsit. Aku bagi berdua kamu ya,... karena mungkin aku ga habis". Muridku setuju. Aku buka bungkusnya, dan..... Ya Allah... masih lengket, apa-apaan... dan rasanya... WEK. Tidak enak. Ini gimana sih... Kan tadi udah ga enak, sekarang kok ga enak lagi...?
Ha ... ha ... ha... Hari ini sungguh lucu, setidaknya aku bisa mengambil hikmah, tidak beli pangsit di situ lagi, walau cita rasa eksekutif, mungkin cita rasa ekonomi lebih cocok buat lidahku.
Setelah memberi les, aku ke rumah temanku, memberikan hasil panen anakku yaitu kangkung dan jagung serta aku beri ubi. Aku hanya membawa pulang sebuah jagung, dan beberapa ubi saja, yang lain aku berikan temanku. Alhamdulillah, barang bawaanku jadi lebih sedikit. Aku mampir ke Ramayana Dept. Store, membeli beberapa album foto, dan keperlun sekolah putriku.
Alhamdulillah... Hari ini benar-benar ajaib.
Saturday, December 8, 2007
My Best Friends
Subscribe to:
Posts (Atom)