Labels

Saturday, February 20, 2021

TOT Microsoft Master Trainer Level 200 Day3 February 20th 2021

 













Minecraft adalah permainan sandbox yang memiliki dunia yang luas dan indah, tapi untuk seorang pemula yang baru mengenal minecraft sepertinya agak sulit untuk memulai permainan ini hoho. Oke yg pertama cobalah untuk membiasakan bermain minecraft dan mulailah dari yang paling sederhana.
Ini adalah panduan sederhana, untuk para crafter newbie yang baru mengenal Minecraft, kita akan berbicara mengenai pengumpulan sumber daya alam (SDA) bertambang ( mining ) dan kerajinan ( crafting ), mebangun tempat tinggal dan menjelajahi kedalaman dunia minecraft.

Ada banyak cara yang berbeda untuk bermain minecraft, dan ini hanyalah salah satu dari banyaknya metode untuk memulai kehidupan di dunia minecraft, ini hanyalah panduan sederhana untuk para crafter newbie yang baru mengenal minecraft.

Friday, February 19, 2021

TOT Microsoft Master Trainer Level 200 Day1 February 18th 2021














Microsoft Teams adalah platform kolaborasi berbasis obrolan berfitur lengkap yang dapat mendukung aktivitas berbagi dokumen, rapat online, dan banyak lagi fitur yang sangat berguna untuk komunikasi dalam bisnis.



Memiliki ruang tim yang luar biasa adalah kunci untuk dapat membuat keputusan kreatif dan berkomunikasi dengan efektif satu sama lain. Platform ruang kerja bersama ini membuat hal-hal tersebut lebih mudah dicapai, terutama jika tim tertentu berbasis di perusahaan yang sangat besar, memiliki banyak karyawan jarak jauh, atau terdiri dari sejumlah besar anggota tim profesional.
Fitur Utama Microsoft Teams

Di bawah ini kami membahas fitur-fitur utama Microsoft Teams yang membantu platform ini lebih unggul dan dapat diandalkan di dunia bisnis modern.

Fitur Microsoft Teams

1. Chat
Aplikasi Microsoft Teams memiliki fokus yang besar pada obrolan. Pengguna dapat mengirim GIF, stiker, emoji, dan teks standar melalui chatting secara personal atau obrolan grup. Riwayat obrolan untuk saluran umum tetap ada, sehingga Anda dapat menggunakan channel sebagai ringkasan yang bisa merekam berapa lama rapat berlangsung, mendokumentasikan perubahan, atau menambahkan anggota tim baru dengan cepat.

2. Panggilan Audio & Video
Terkadang obrolan grup Anda bisa menjadi terlalu rumit, dan Anda perlu berkomunikasi secara sinkron untuk memastikan semua orang ada di halaman yang sama. Aplikasi Microsoft Teams memungkinkan Anda beralih dari obrolan grup ke konferensi audio atau video dengan cepat. Dengan konferensi video, Anda mendapatkan fitur standar seperti pembuatan catatan rapat, berbagi layar, perekaman rapat, dan pesan instan.

3. Meeting
Tab Meeting dapat menarik jadwal rapat Anda dari Outlook dan juga memungkinkan Anda mengatur jadwal rapat baru di aplikasi Microsoft Teams yang juga dikirimkan notifikasinya melalui Outlook. Jika Anda ingin menjadwalkan rapat lain dengan pengguna eksternal, Anda tetap bisa mengundang pengguna dari luar organisasi dengan memasukkan alamat emailnya pada saat membuat rapat baru di Microsoft Teams.

4. File
Di dalam File Anda dapat dengan cepat menemukan dan menampilkan file di OneNote, OneDrive, dan dalam Microsoft Teams (disimpan di situs SharePoint mereka sendiri). Ada juga tab ‘Terbaru’ yang sangat membantu sehingga Anda dapat dengan cepat mengakses dokumen terbaru yang sedang Anda kerjakan, serta pintasan ke Unduhan Anda.

5. Live Events
Microsoft Teams juga memungkinkan Anda untuk memperluas konferensi Anda. Dengan aplikasi Microsoft Teams Anda dapat mengadakan rapat secara live — rapat besar, webinar, acara di seluruh perusahaan, dan presentasi sampai dengan 10.000 peserta di dalam atau di luar organisasi Anda. Anda dapat mengirimkan acara langsung dengan membagikan konten dari desktop atau webcam Anda. Dan untuk acara penting, Anda bahkan dapat terhubung ke kamera profesional dan berbagai sumber konten.

6. Konektivitas Ke Perangkat Lain
Kemampuan aplikasi Microsoft Teams untuk berintegrasi dengan perangkat lain seperti smartphone, tablet, dan kamera, bersama dengan periferal seperti speaker dan headphone. Kemampuan ini dapat menambah efisiensi untuk perusahaan dengan tim yang memiliki mobilitas tinggi, tetapi tetap menjaga keamanan untuk kelancaran berbisnis.

Microsoft Teams memiliki banyak fitur sederhana yang dapat membuat perkembangan tim maupun bisnis menjadi lebih positif. Microsoft benar-benar menunjukkan komitmen untuk membuat produk yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Nah, itu dia sekilas informasi mengenai Apa Itu Microsoft Teams dan Fitur Utamanya.

Sudut Pada Jam

 




Pukul 01.00
30 derajat
sudut lancip



Pukul 02.00
60 derajat
sudut lancip


Pukul 03.00
90 derajat
sudut siku-siku


Pukul 04.00
120 derajat
sudut tumpul




Pukul 05.00
150 derajat
sudut tumpul



Pukul 06.00
180 derajat
sudut lurus


Pukul 07.00
210 derajat
sudut reflek


Pukul 08.00
240 derajat
sudut reflek


Pukul 09.00
270 derajat
sudut reflek


Pukul 10.00
300 derajat
sudut reflek


Pukul 11.00
330 derajat
sudut reflek


Pukul 12.00
360 derajat
sudut putaran penuh











TOT Microsoft Master Trainer Day2 February 19th 2021












 

Thursday, February 18, 2021

Pelatih



Aku punya murid les bernama Juned. Orang tua Juned adalah floris dan tinggal di area floris terkenal di Surabaya. Juned bersekolah di sekolah mahal, dan hidup berkecukupan. Juned, menurut orang tuanya gak mau belajar sehingga dipanggilkan guru les privat. Orang tua Juned dapat no w a ku dari saudaranya yang juga floris. Lalu saudaranya itu dapat dari anaknya, dst, aku lupa urutannya. Saat les, Juned tergolong patuh, mengerjakan semua instruksi, dan kadang bercerita juga kegiatan kesehariannya. Menurutku Juned seperti remaja kebanyakan. Kalau pun berulah, masih dalam batas kewajaran.
Suatu sore, saya ke rumah Juned. Saya bertanya kepada pegawai orang tuanya. apakah Juned ada? pegawai tersebut bilang jika Juned sedang melatih. wow. aku pikir 
hebat
. karena di sekolahku, siswa dengan bakat tertentu juga membatu coach atau guru ekstra melatih teman sebaya, baik panahan, musih, barongsay, selalu melibatkan siswa yang lebih dibanding temannya untuk membantu para coach. aku berfikir, alhamdulillah, Juned punya kelebihan yang patut dibanggakan. Aku kepo bertanya pada pegawai orang tua Juned. kalau boleh tahu, Juned melatih apa ya.
Dengan datar pegawai tersebut menjawa, ooo Juned melatih Burung Dara.
Aku langsung lemes. pengen pingsan



Wednesday, February 17, 2021

Masker Timun




Fiona sulit sekali maemnya, apalagi maem sayur. Padahal mamanya suka sayur misal tahu campur, rujak cingur, gado gado, pecel, semua enak, tapi Fiona gak suka. Akibatnya jika Fiona kurus dan mamanya gak kurus kan gak pantas dilihat, dikira gak diberi maem. Hahahaha
Suatu hari Fiona membeli buah mentimun. Aku kaget...eee tumben. Mau dibuat apa nih...rujak serut, acar , atau apa ya...kok so sweet Fiona sudah suka sayur.
Aku kepo bertanya...Fiona mau praktek memasak apa...kok beli mentimun?
Fiona menjawab. Timunnya gak dimasak ma...timun itu mau aku buat masker biar wajahku segar...
Aku....kaget

Saturday, February 13, 2021

Fiona in Action

 


Rekam Pembelajaran Sosiologi Kelas X SILN 11 Februari 2021





Pengaruh Sosialisasi Nilai (Budaya) terhadap Pembentukan Kepribadian     · 



Pada dasarnya, kepribadian diartikan sebagai suatu kebiasaan dan sikap yang bersifat tetap serta menjadi karakteristik dalam diri seseorang. Kepribadian menentukan bagaimana seseorang berpikir, merasa dan bertindak dalam kehidupan sehari-harinya. Sedangkan menurut Koentjaraningrat, kepribadian adalah beberapa ciri watak yang diperlihatkan seseorang secara lahir, konsisten, dan konsekuen dalam bertingkah laku, sehingga individu memiliki identitas khusus yang berbeda dengan orang lain. Adanya kepribadian dalam diri seseorang tidaklah semata-mata diperoleh sejak lahir, namun lingkungan sosial ikut berperan dalam pembentukannya. Dalam hal ini, kepribadian seseorang diperoleh karena adanya proses sosialisasi di mana individu belajar dari lingkungan sosial sedikit demi sedikit, bagaimana bertingkah laku dan mengenal kebudayaan masyarakat. Misalnya, anak belajar bergaul, menghormati orang tuanya, menghormati hak milik orang lain, berlaku jujur, rajin beribadah, dan lainlain. George Herbert Mead menyatakan bahwa kepribadian manusia terjadi melalui perkembangan diri. Perkembangan kepribadian dalam diri seseorang berlangsung seumur hidup. Menurutnya, manusia yang baru lahir belum mempunyai diri. Diri manusia akan berkembang secara bertahap melalui interaksi dengan anggota masyarakat. Mead
mengemukakan pengembangan diri atau kepribadian seseorang berlangsung melalui beberapa tahap sebagai berikut. 

1. Imitation Stage (Tahap Peniruan)
Tahap ini merupakan tahap permulaan di mana seorang bayi menanggapi orang lain hanya sebagai bentuk imitasi atau peniruan. Mereka mengikuti perilakuperilaku tertentu tanpa mengetahui maksud perilaku tersebut. Mereka belum mampu menggunakan simbolsimbol sehingga Mead menyimpulkan bahwa pada tahap ini seorang bayi belum memiliki diri.
2. Play Stage (Tahap Bermain)
Pada tahap ini, seorang anak kecil mulai belajar mengambil peran orang yang berada di sekitarnya. Misalnya, menirukan peranan yang dijalankan orang tuanya atau orang dewasa lain yang sering berinteraksi dengannya, seperti kakak, nenek, polisi, dokter, sopir, dan lain-lain.
3. Game Stage (Tahap Bermain Peran)
Pada tahap ini, seorang anak mengetahui peran yang harus dijalankan bahkan mengetahui peran yang harus dijalankan oleh orang lain. Hal ini terlihat pada seorang anak yang tengah bermain kasti. Anak tersebut tahu peranannya sendiri dalam permainan, misalnya sebagai pelempar bola. Ia mengetahui pula bagaimana peranan temannya yang menjadi pemukul bola, penangkap bola, pemain tengah atau pemain belakang.
4. Generalized Others (Tahap Umum Lainnya)
Pada tahap ketiga ini, seorang anak telah mampu mengambil peranan yang ada di dalam masyarakat. Ia mampu berinteraksi dengan orang lain karena telah memahami peranannya sendiri serta peran orang lain yang menjadi mitra interaksinya. Contoh: sebagai seorang siswa, ia mengetahui peranan gurunya atau sebagai seorang cucu, ia pun memahami peranan neneknya.

Menurut F.G. Robbins proses perkembangan manusia sebagai mahluk sosial dengan melalui proses sosialisasi tersebut dipengaruhi oleh lima faktor :
1. Sifat dasar: merupakan keseluruhan potensi yang diwarisi oleh seseorang dari ayah dan ibunya. Sifat dasar ini terbentuk pada saat konsepsi(pembuahan), dan masih bersifat potensi yang akan berkembang teraktualisasi karena adanya pengaruh faktor - aktor lain, seperti lingkungan dan sebagainya.

2. Lingkungan prenatal (sebelum kelahiran): merupakan lingkungan dalam kandungan. Dalam periode ini individu mendapatkan pengaruh - pengaruh tidak langsung dari ibu, seperti pengaruh dari
beberapa jenis penyakit yang diderita ibu, gangguan endokrin, struktur tubuh ibu ( daerah panggul) shock pada saat kelahiran dan sebagainya yang kesemuanya itu memungkinkan terjadinya
gangguan fisik maupun mental setelah individu dilahirkan, sehingga dapat menghambat poses sosialisasinya.


3. Perbedaan individual : sejak saat dilahirkan, anak tumbuh dan berkembang sebagai individu yang unik, berbeda dari individuindividu yang lain. Perbedaan individual meliputi perbedaan ciriciri fisik ( bentuk badan, warna kulit dan lainnya ), ciri fisiologik (berfungsinya sistem indokrin), ciri mental dan emosional, maupun ciri personal dan sosial. Dengan keunikan tersebut individu
bersikap selektif terhadap pengaruh-pengaruh lingkungannya.


4. Lingkungan: merupakan kondisi - kondisi di sekitar individu yang mempengaruhi proses sosialisasinya, seperti : Lingkungan alam ( keadaan tanah, iklim, flora dan fauna). Sebagai contoh, masyarakat yang hidup di daerah tandus sering bersaing dalam meperoleh sumber air sebagai sumber kehidupannya; kondisi ini mempengaruhi perkembangan sosial individu-individunya.
Kebudayaan, yaitu cara hidup masyarakat tempat individu hidup, baik aspek kebudayaan material (rumah, perlengkapan hidup, hasil-hasil teknologi) maupun aspek non-material (nilainilai, adat-istiadat, pandangan hidup dan sebagainya), dimana keduanya akan mewarnai proses sosialisasi yang dijalaninya. Manusia lain dan masyarakat di sekitar individu yang dapat memberi stimulasi maupun membatasi proses sosialisasi. Dalam hal ini keluarga dipandang sebagai lingkungan yang sangat penting.


5. Motivasi : merupakan kekuatan-kekuatan dari dalam diri individu yang menggerakkan individu untuk berbuat. Motivasi dibedakan menjadi: a) dorongan, seperti dorongan untuk makan, minum,
istirahat dan sebagainya; b) kebutuhan, yakni merupakan dorongan yang telah ditentukan secara personal, sosial dan kultural seperti kebutuhan : bersama orang lain, berprestasi, afeksi, bebas
dari rasa takut, bebas dari rasa bersalah, terlibat dalam pengambilan keputusan yang menyangkut dirinya, kepastian ekonomi, dan terintegrasikannya sikap, keyakinan dan nilai-nilai. Tingkat
kekuatan motivasi ini akan memberikan pengaruh terhadap jalannya proses sosialisasi individu.







Jawablah pertanyaan dengan tepat!
1. Jelaskan pengertian sosialisasi menurut Hasan Shadily!
2. Sebutkan dan jelaskan dua cara terjadinya sosialisasi!
3. Jelaskan fungsi umum sosialisasi!
4. Sebutkan faktor-faktor pembentuk kepribadian!
5. Jelaskan peranan sosialisasi dalam membentuk kepribadian!
6. Jelaskan mengapa keluarga disebut tempat pertama berlangsungnya sosialisasi!
7. Sebutkan fungsi penting sekolah dalam proses sosialisasi!
8. Sebutkan tujuan dari proses sosialisasi itu sendiri!
9. Bilamana proses sosialisasi dikatakan berhasil?
10. Jelaskan hubungan antara sosialisasi dengan kepribadian!

 

Rekam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Kelas 7 SILN 11 Februari 2021











Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia
1. Perjuangan Menuju Negara Kesatuan Republik Indonesia
Sejarah tentang lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin menguat setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Peristiwa tersebut mendorong para pemuda dengan jiwa muda dan semangatnya bergerak mendesak ”golongan tua” untuk secepatnya memproklamasikan kemerdekaan Indonesia.
Proklamasi Kemerdekaan bagi bangsa Indonesia memiliki makna yang dapat kita telaah dari berbagai aspek sebagai berikut.
a. Aspek Hukum
Proklamasi merupakan pernyataan keputusan politik tertinggi bangsa Indonesia untuk menghapuskan hukum kolonial dan diganti dengan hukum nasional, yaitu lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
b. Aspek Historis
Proklamasi merupakan titik akhir sejarah penjajahan di bumi Indonesia sekaligus menjadi titik awal Indonesia sebagai negara yang merdeka
bebas dari penjajahan bangsa lain.
c. Aspek Sosiologis
Proklamasi menjadikan perubahan dari bangsa yang terjajah menjadi bangsa yang merdeka. Proklamasi memberikan rasa bebas dan merdeka
dari belenggu penjajahan.
d. Aspek Kultural
Proklamasi membangun peradaban baru dari bangsa yang digolongkan pribumi (pada masa penjajahan Belanda) menjadi bangsa yang mengakui
persamaan harkat, derajat, dan martabat manusia yang sama.
e. Aspek Politis
Proklamasi menyatakan bahwa bangsa Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat dan mempunyai kedudukan sejajar dengan bangsa-bangsa lain
di dunia.
f. Aspek Spiritual
Proklamasi yang diperoleh merupakan berkat rahmat Tuhan Yang Yang Maha Esa yang meridoi seluruh bangsa Indonesia. Kemerdekaan bangsa Indonesia tidak terlepas dari doa seluruh
rakyat Indonesia kepada Yang Maha Kuasa untuk segera terlepas dari penjajahan. Pernyataan Proklamasi mencerminkan tekad kemandirian bangsa Indonesia untuk terlepas dari penjajahan bangsa asing. Sebagai bangsa yang merdeka dan bebas, ingin mengantarkan dirinya ke gerbang kehidupan yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur. Kemerdekaan merupakan
jembatan emas untuk mewujudkan cita-cita bangsa dan negara.



2. Pengertian Daerah dalam Kerangka Negara Kesatuan
Dalam perkembangannya, mengingat luasnya wilayah negara, urusan pemerintahan yang semakin kompleks, dan jumlah warga negara yang makin banyak dan heterogen maka dilaksanakan azas otonomi dan tugas perbantuan. Pasal 18, 18A, dan 18B UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945 menegaskan bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara kesatuan dengan sistem pemerintahan daerah yang berasaskan desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan. Majelis Permusyawartan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) menyatakan bahwa ada tujuh prinsip yang menjadi paradigma dan arah politik yang mendasari pasal-pasal 18, 18A, dan 18B, yaitu sebagai berikut. 

a. Prinsip daerah mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan menurut asas otonomi dan tugas pembantuan.
b. Prinsip menjalankan otonomi seluas-luasnya.
c. Prinisp kekhususan dan keragaman daerah.
d. Prinsip mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak-hak tradisionalnya.
e. Prinisip mengakui dan menghormati pemerintahan daerah yang bersifat khusus dan istimewa.
f. Prinsip badan perwakilan dipilih langsung dalam suatu pemilihan umum.
g. Prinsip hubungan pusat dan daerah dilaksanakan secara selaras dan adil
Penyelenggaraan pemerintahan daerah dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah yang memuat tentang hubungan dan wewenang pemerintah pusat dan daerah, pembagian urusan pemerintahan, dan beberapa hal yang lain yang bertalian dengan otonomi daerah dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pemberian otonomi yang seluas-luasnya kepada daerah diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan, dan peran serta masyarakat. Pemberian otonomi daerah ini dilaksanakan berdasarkan prinsip negara kesatuan sehingga otonomi daerah merupakan subsistem dari negara kesatuan. Dalam negara kesatuan kedaulatan hanya ada pada pemerintah pusat dan tidak ada pada daerah. Pemerintahan daerah dalam negara kesatuan merupakan satu kesatuan dengan pemerintahan nasional. Oleh karena itu, walaupun daerah diberikan kewenangan otonomi seluas-luasnya akan tetapi tanggung jawab akhir tetap berada di tangan pemerintah pusat. Carilah dari berbagai sumber tentang kewenangan seluas-luasnya pemerintah daerah dalam bidang apa saja. 

Tugas
1. Arti otonomi daerah 
2. Arti daerah otonom 
3. Arti desentralisasi 
4. Arti dekonsentrasi 
5. Arti tugas pembantuan 
6. Urusan pemerintah pusat 
7. Urusan pemerintah daerah 
8. Pemerintahan Daerah 
9. Pemilihan kepala daerah 
10. Keuangan daerah 
1. Peraturan daerah 
12. Wewenang DPRD