Labels

Wednesday, October 27, 2021

Pelatih Tesertifikasi Google for Education

Sebagai Pelatih Tesertifikasi Google for Education, Anda memiliki kesempatan unik untuk bekerja dengan banyak kelompok pemangku kepentingan. Bimbingan Anda dapat membantu para pemimpin dan anggota komunitas memahami peran mereka dalam mengelola perubahan, mengidentifikasi praktik terbaik, dan mewujudkan inovasi setiap hari.
Jadi darimana kamu mulai? Anda dapat memulai dengan mengunjungi ISTE Essential Conditions , yang memaparkan kerangka kerja untuk membangun visi bersama di komunitas Anda. 




1 Anda dapat mulai mengumpulkan suara guru, orang tua, siswa, administrator, anggota dewan, dan anggota masyarakat. Kumpulkan minat, keinginan, perhatian, dan gagasan dari setiap kelompok dan berdayakan mereka untuk memberikan masukan tentang rencana yang sudah terbentuk. 1. Kualitas apa yang harus dimiliki seorang pelatih untuk menginspirasi transformasi? (Pilih semua yang berlaku)
Mendemonstrasikan strategi komunikasi yang jelas dengan kepala sekolah dan guru.
Mengembangkan pemahaman tentang kebutuhan masyarakat
Tentukan tujuan tambahan untuk integrasi teknologi

2. Pembelajar dewasa termotivasi ketika konten relevan secara pribadi, menghormati keahlian mereka, dan membangun di atas pengetahuan mereka sebelumnya. benar

3. Lebih mudah untuk menentukan apakah suatu tujuan telah tercapai ketika tujuan tersebut ditulis dengan tujuan yang dapat diamati benar


4. Bagaimana Anda dapat meningkatkan latihan Anda sebagai pelatih? (Pilih semua yang berlaku)
Berkomunikasi dengan hormat
Menyampaikan konten dengan empati
Membangun koneksi dengan audiens Anda
Memenuhi kebutuhan individu setiap orang dengan secara aktif mendengarkan dan membedakan instruksi

Pada pelajaran pertama, Anda berfokus untuk menetapkan diri Anda sebagai seorang pemimpin. Sekarang, mari kita lihat salah satu kualitas terpenting dari setiap pemimpin: mengembangkan visi bersama untuk pengembangan profesional.

Sebagai Pelatih Tesertifikasi Google for Education, Anda memiliki kesempatan unik untuk bekerja dengan banyak kelompok pemangku kepentingan. Bimbingan Anda dapat membantu para pemimpin dan anggota komunitas memahami peran mereka dalam mengelola perubahan, mengidentifikasi praktik terbaik, dan mewujudkan inovasi setiap hari.

Jadi darimana kamu mulai? Anda dapat memulai dengan mengunjungi ISTE Essential Conditions , yang memaparkan kerangka kerja untuk membangun visi bersama di komunitas Anda. 1 Anda dapat mulai mengumpulkan suara guru, orang tua, siswa, administrator, anggota dewan, dan anggota masyarakat. Kumpulkan minat, keinginan, perhatian, dan gagasan dari setiap kelompok dan berdayakan mereka untuk memberikan masukan tentang rencana yang sudah terbentuk.

Baca bagian di bawah ini, lalu periksa apa yang telah Anda pelajari (dan dapatkan penghargaan untuk pelajaran tersebut) dengan menyelesaikan Pemeriksaan Pelajaran .

Mengembangkan visi bersama membutuhkan dukungan dari semua pemangku kepentingan. Komunikasi merupakan komponen integral dari proses ini. Anda dapat berkomunikasi dengan berbagai cara: dari email, buletin, hingga polling grup. Sangat penting untuk mengumpulkan berbagai suara dan mendorong partisipasi aktif dalam prosesnya.




1. Kelompok mana yang harus disertakan sebagai pemangku kepentingan saat mendukung visi bersama sebagai Pelatih Bersertifikasi Google for Education? (Pilih semua yang berlaku)
Pemimpin sekolah
Siswa

2. Apa saja cara efektif untuk memastikan pemangku kepentingan memahami atau menyetujui visi bersama organisasi mereka? (Pilih semua yang berlaku)
Gunakan Formulir Google untuk mensurvei pemangku kepentingan.
Buat Grup Google untuk organisasi Anda, bagikan pembaruan dan adakan diskusi.
Gunakan Blogger untuk berbagi pembaruan sekolah dan praktik inovatif

3. Apa saja cara Anda dapat melibatkan pemangku kepentingan dalam proses penetapan tujuan? (Pilih semua yang berlaku)
Selenggarakan malam orang tua untuk mengumpulkan ide dan umpan balik dari orang tua.
Berkolaborasi dengan pelatih komunitas lainnya dan berbagi kisah sukses dan gagal dengan pemimpin komunitas.
Izinkan siswa untuk berbagi ide dan pendapat melalui penggunaan survei Google Formulir.
Bertemu secara teratur dengan pemimpin sekolah untuk mendiskusikan cara-cara Anda dapat membantu mendukung visi sekolah

4. Strategi apa yang berdampak positif pada manajemen perubahan?
Memberikan dukungan berkelanjutan untuk semua anggota masyarakat.
Menetapkan tujuan dan mengkomunikasikan tujuan tersebut kepada para pemimpin dan agen perubahan lainnya.
Bertindak sebagai kehadiran positif baik secara langsung maupun online.

Latihan Persamaan Linear Satu Variabel




 

Arabica Coffe Bloom Eps 23 on 27th October 2021


 

Rumah Belajar bagi CKS Kelompok T Dinas Pendidikan Kota Surabaya


Portal pembelajaran yang menyediakan bahan belajar serta fasilitas komunikasi yang mendukung interaksi antar komunitas. Rumah Belajar hadir sebagai bentuk inovasi pembelajaran di era industri 4.0 yang dapat dimanfaatkan oleh siswa dan guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK) sederajat. Dengan menggunakan Rumah Belajar, kita dapat belajar di mana saja, kapan saja dengan siapa saja. Seluruh konten yang ada di Rumah Belajar dapat diakses dan dimanfaatkan secara gratis.






Menggapa perlu aplikasi Rumah Belajar? Aplikasi ini mendukung proses pembelajaran dan gratis. Penggunaan Portal Rumah Belajar sebagai media dianggap sesuai karena peran guru dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan TIK diharapkan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar, serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar pada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar. Pesatnya perkembangan teknologi komputer dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar- mengajar dengan cara menggunakan paket  e- learning  yang sesuai. Untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan, sejak tahun 2011, Pustekkom mengembangkan suatu portal pembelajaran yang disebut Portal Rumah Belajar beralamat http:// belajar.kemdikbud.go.id. Di dalam Portal Rumah Belajar, tersedia berbagai fasilitas yang antara lain adalah Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya Indonesia, Jelajah Wahana Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Kelas Maya. Fasilitas lain yang tersedia pada Portal Rumah Belajar adalah Karya Komunitas, Karya Guru, dan Karya Bahasa dan Sastra. Rumah Belajar kini tersedia dalam Aplikasi Mobile yang bisa diunduh di https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.kemdikbud.belajar.apprumahbelajar.

Rumah Belajar sebagai  mobile learning dapat didefinisikan sebagai suatu fasilitas atau layanan yang memberikan informasi elektronik secara umum kepada pembelajar dan konten edukatif yang membantu pencapaian pengetahuan tanpa terkendala lokasi dan waktu. Kehadiran mobile learning ditujukan sebagai pelengkap pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari materi yang kurang dikuasai di manapun dan kapanpun.

Portal Rumah Belajar merupakan sumber belajar berbasis TIK yang telah maju begitu pesat dan cepat sehingga menciptakan tantangan-tantangan baru dalam proses belajar-mengajar. Permasalahan yang muncul dengan perkembangan teknologi tersebut adalah kesiapan guru untuk mengantisipasinya. Dalam kaitan ini, Kemendikbud merumuskan bahwa paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber, merumuskan permasalahan, berpikir analitis, dan kerjasama serta berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah.


 

Sunday, October 24, 2021

Persamaan Linier Satu Variabel (PLSV)









 

Portal Rumah Belajar




Pembelajaran di era dan pasca pandemi dapat memanfaatkan Rumah Belajar. Rumah Belajar dikembangkan oleh Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah mengembangkan sumber belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi yang terdapat dalam sebuah portal pembelajaran resmi Kemdikbud dengan alamat akses url http://belajar.kemdikbud.go.id.

Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran berbasis web berisi layanan pembelajaran berupa: 1) Fitur Utama, yaitu Sumber Belajar, Kelas Digital, Laboratorium Maya, Bank Soal; 2) Fitur lainnya, yaitu Buku Sekolah Elektronik, Modul Digital, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan; 3) Fitur Pendukung yaitu Karya Komunitas, Karya Guru, Karya Bahasa dan Sastra; 4) Sumber Alternatif sebagai Partner, yaitu Video on Demand, Mobile Edukasi, Suara Edukasi, dan Radio Edukasi.

Sebagai fitur utama, Sumber Belajar merupakan bahan belajar bagi siswa berdasarkan kurikulum yang berlaku. Materi belajarnya disajikan secara terstruktur dengan tampilan menarik dalam bentuk gambar, video, animasi simulasi, evaluasi, dan permainan. Sumber Belajar hadir sebagai bentuk akselerasi gaya belajar peserta didik saat ini yang sudah melek dengan TIK. Peserta didik dapat dengan mudah menggunakan internet untuk belajar sendiri secara cepat, sehingga akan meningkatkan dan memeperluas pengetahuan, belajar berinteraksi, dan mengembangkan kemampuannya sendiri.

Rumah Belajar memiliki Learning Management System yang disebut Kelas Digital atau Kelas Maya. Strategi pembelajaran di Kelas Maya yaitu strategi pembelajaran lebih bersifat konstruktivistik yang menuntut pembelajaran aktif dan berpusat pada peserta didik untuk mendorong keterampilan peserta didik. Pembelajaran kelas maya ini menggunakan Rumah Belajar, salah satu layanan pembelajaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk merancang, menyampaikan, dan mengatur pembelajaran formal dan informal serta berbagi pengetahuan sehingga model pembelajaran kelas maya ini dirancang sebagai pelengkap kegiatan pembelajaran di kelas dengan lebih banyak pada aktivitas asinkronus berdasarkan fasilitas TIK yang tersedia di sekolah. Implementasi pemanfaatan TIK dalam pembelajaran melibatkan pihak sekolah dalam hal ini kepala sekolah, pendidik, peserta didik, admin (operator) dan orang tua peserta didik.

Fitur bank soal memfasilitasi guru untuk membuat soal secara digital yang mudah diakses siswa. Membuat soal baru pada fitur Bank Soal, perlu ditentukan lebih dulu jenjang, kelas, mata pelajaran, topik, memilih tingkat kesukaran soal. Jawaban dituliskan pada kolom jawaban tanpa ditulis opsi pilihan jawaban dan diberi tanda untuk jawaban yang benar, serta dituliskan pembahasan soal. Untuk membuat evaluasi baru diisi lebih dulu detail evaluasi, termasuk di dalamnya menentukan jenis evaluasi yang akan dibuat. Kemudian mengisi evaluasi dengan beberapa soal yang diperoleh dari soal saya, bank soal, atau soal acak. Evaluasi yang dibuat oleh guru dapat digunakan oleh siswa tertentu dan siswa dari sekolah manapun. Ada tiga jenis evaluasi yang tersedia (latihan, ulangan, ujian) dan dapat dimanfaatkan oleh siswa. Latihan merupakan kumpulan soal-soal berdasarkan satu topik yang bersifat sebagai latihan beserta pembahasannya. Ulangan merupakan kumpulan soalsoal berdasarkan satu topik tertentu. Ujian merupakan kumpulan soal-soal dari beberapa topik yang berbeda.

Rumah Belajar memiliki pula fitur lainnya, yaitu Buku Sekolah Elektronik, Modul Digital, Peta Budaya, Wahana Jelajah Angkasa dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan. Selain itu Rumah Belajar memiliki Fitur Pendukung yaitu Karya Komunitas, Karya Guru, Karya Bahasa dan Sastra; serta Sumber Alternatif sebagai Partner, yaitu Video on Demand, Mobile Edukasi, Suara Edukasi, dan Radio Edukasi. Dengan jargon Belajar di mana saja, kapan saja, dengan sioapa saja, Rumah Belajar ini dapat diakses GRATIS baik di Play Store, App Store maupun di https://belajar.kemdikbud.go.id/. Bagi pengguna Rumah Belajar dapat berkontribusi untuk mengisi konten Rumah Belajart dan bagi yang memiliki keinginan untuk menulis berita, artikel atau opini Rumah Belajar menyediakan Pena yang bisa diakses di Pena yang dapat diakses di http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/

Webinar Enggang Benuanta ✿🅔🅓🅘🅢🅘 2️⃣8️⃣


🅔🅓🅘🅢🅘 2️⃣8️⃣✿
🇪 🇳 🇬 🇬 🇦 🇳 🇬
🇧 🇪 🇳 🇺 🇦 🇳 🇹 🇦
Bersertifikat 8JP dan 32JP
Bissmillahirrohmaanirrohiim
Assalamualaikum wr.wb
👋Hallo... Bapak Ibu guru hebat dan Sahabat se Nusantara yang berbahagia.
😊Pastinya... Program Power Point sudah tak asing lagi bagi kita. Power Point atau Microsoft Power Point adalah sebuah program komputer yang dikembangkan oleh Microsoft di dalam paket aplikasi kantoran selain Word, Excel, Access, dan beberapa program lainnya.
🤔Tapi tahukah Anda?
🤗Ternyata Program Power Point bisa digunakan untuk mendesain gambar.
😎 Pada edisi ini, Enggang Benuanta juga akan berbagi ilmu dalam menggunakan Bitmoji Untuk Pembelajaran.
💁‍♀️Bitmoji adalah aplikasi yang tersedia untuk Android, iOS dan Chrome. Aplikasi ini memungkinkan Anda membuat emoji / avatar pribadi dan kemudian membagikannya di berbagai aplikasi Bitmoji yang sudah jadi dan dapat dibagikan ke WhatsApp, Twitter, Instagram dan layanan jejaring sosial lainnya
🙋‍♂️ Mau tahu lebih banyak tentang Desain gambar menggunakan Power Point dan slide serta Bitmoji utk pembelajaran?
👨‍💻 Yukss.. JOINN Webinar Enggang Benuanta ✿🅔🅓🅘🅢🅘 2️⃣8️⃣✿ dengan materi:
"Mendesain Aset Gambar dan Bitmoji Untuk Pembelajaran"
” Narasumber"
👩‍🏫 Raden Roro Martiningsih, S.Pd., M.Pd (DRB Jawa Timur)
🧕 Anita Nurhasanah, S.Pd (DRB Kaltara 2020)
🗣Webinar dipandu Host Donald Eryxon, S.Pd(SRB Kaltara 2020) dan Moderator Sunariyah, S.Pd.I.(SRB Kaltara 2020)
👤 Juga dihadiri Kepala LPMP Provinsi Kalimantan Utara
G R A T I S🤗
😉 Bonus
1. Sertifikat 8 dan 32 jam
2. Bimbingan Aplikasi
3. Silaturahmi seluruh Indonesia
WoOww ad Doorprize
1. E-book Erlangga
2. Pulsa bagi Pemenang Kuis
✍ Catat waktu pelaksanaannya :
Hari/Tanggal : Selasa, 19 Oktober 2021
Pukul : 09.00 wita – 12.00 WITA
Tempat : Zoom Meeting
Link Meeting : http://bit.ly/drbsrbberbagi-28
Meeting number : 876 1391 7419
Password : 12345
YouTube Channel : LPMP KALTARA

👨‍💻Pembimbingan Online melalu Telegram Grup: 20 - 23 Oktober 2021
🙋‍♂️Mau Ikutt.. Yukss..

FREE
UNTUK SELURUH INSAN PENDIDIKAN 🥳🎊🎉
🤳Langsung join Telegram:
http://bit.ly/grupedisi-28
🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉🎉
Don’t forget to join us!!
CP Kegiatan: Anita Nurhasanah, S.Pd (081253803668)
🇪 🇳 🇬 🇬 🇦 🇳 🇬
🇧 🇪 🇳 🇺 🇦 🇳 🇹 🇦

Berbagi dengan Hati
Berbagi untuk Negeri

D̐a̐r̐i̐
̐K̐a̐l̐i̐m̐a̐n̐t̐a̐n̐ U̐t̐a̐r̐a̐
̐u̐n̐t̐u̐k̐ I̐n̐d̐o̐n̐e̐s̐i̐a̐




PembaTIK Level 4 2021

 Selamat Datang di PembaTIK Level 4 2021







PembaTIK adalah merupakan singkatan dari Pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi. Pembelajaran dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Sebuah program peningkatan kompetensi melalui proses pembelajaran/pelatihan/pembimbingan dengan menggunakan fasilitas teknologi informasi dan komunikasi. Manfaatnya, guru dapat meningkatkan kemampuan dan kompetensi penggunaan teknologi informasi dan komunikasi dalam melaksanakan pembelajaran.

Cara mengikuti pembaTIK adalah calon peserta mendaftar secara online melalui aplikasi yang telah disiapkan. Pendaftaran calon peserta melalui laman: http://simpatik.belajar.kemdikbud.go.id. Semua guru jenjang PAUD, pendidikan dasar (TK, SD/MI, SMP/MTs), pendidikan menengah (SMA/MA dan SMK/MAK), serta pendidikan khusus (SLB) boleh mengikuti program PembaTIK. Semua guru pengampu mata pelajaran atau guru kelas dapat mengikuti program PembaTIK. Semua guru yang terdaftar di sekolah/madrasah formal dan dapat dibuktikan dengan SK dapat mendaftar untuk mengikuti program PembaTIK 2021. Kolom golongan dapat diisi Non-Golongan atau 1A. Semua guru yang terdaftar di sekolah/madrasah formal dan dapat dibuktikan dengan SK dapat mendaftar untuk mengikuti program PembaTIK 2021. NUPTK dapat diisi dengan NIK (Nomor Induk Kependudukan). Tenaga kependidikan diperbolehkan untuk mengikuti pelatihan PembaTIK 2021, namun tidak dapat mengikuti proses seleksi Duta Rumah Belajar (DRB) 2021. Semua guru yang terdaftar di sekolah formal dan dapat dibuktikan dengan SK dapat mendaftar untuk mengikuti program PembaTIK 2021.

Komponen penilaian setiap level meliputi: komponen atau bobot penilaian dapat Sahabat cek di menu Penilaian yang ada di kelas masing-masing level. Untuk level 1, 100% penilaian merupakan hasil dari Ujian Akhir dengan nilai KKM 70. Sedangkan untuk level 2 s.d 4 penilaian merupakan komposit dari nilai ujian dan/atau nilai tugas. Ujian akhir setiap level umumnya dilaksanakan tepat setelah tanggal pelaksanaan kelas berakhir atau sesuai dengan yang tertera pada kelas masing-masing. Panitia akan menyediakan waktu setidak-tidaknya 2 hari (2 x 24 jam) untuk periode ujian akhir. Peserta dapat menyesuaikan waktunya sendiri dalam jangka waktu tersebut. Masing-masing kelas memiliki lebih dari 1 gelombang dengan jadwal yang tertera, silahkan peserta memilih kelas dengan pelaksanaan yang sesuai dengan kondisi masing-masing. Catatan: setiap gelombang maksimal hanya dapat diikuti sejumlah 2000 peserta, sehingga apabila kuotanya telah habis, peserta harus memilih gelombang lain.

Pelaksanaan dilaksanakan sepenuhnya secara daring/online tanpa pendampingan/pembimbingan, mengacu pada skema MOOC (Massive Open Online Course). Terdapat 16 modul (terbagi dalam 4 level) yang digunakan dalam kegiatan PembaTIK, yaitu:
Modul 1 Merdeka Belajar Bersama Rumah Belajar
Modul 2 Mengoperasikan Perangkat TIK (Gawai Berbasis Android) Untuk Pembelajaran
Modul 3 Tools untuk Pembelajaran Kolaborasi
Modul 4 Pemanfaatan media sosial untuk pmbelajaran
Modul 5 Optimalisasi Pemanfaatan TIK dalam Pembelajaran Abad 21
Modul 6 Penerapan Model Pembelajaran Memanfaatkan Rumah Belajar
Modul 7 Pemanfaatan media pembelajaran TV Edukasi, Radio Suara Edukasi dan M-Edukasi dalam pembelajaran
Modul 8 Pengelolaan Kelas yang Mengintegrasikan TIK dalam Lingkungan Belajar
Modul 9 Pembuatan Media Video Pembelajaran Berbasis TIK
Modul 10 Media Pembelajaran Berteknologi Digital
Modul 11 Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif
Modul 12 Inovasi Pembelajaran Memanfaatkan Multimedia Interaktif
Modul 13 Publikasi Karya Tulis dalam Pemanfaatan Rumah Belajar
Modul 14 Strategi Berbagi Memanfaatkan Media Sosial
Modul 15 Membangun Komunikasi dan Kolaborasi dalam Memanfaatkan Rumah Belajar
Modul16 e-Pembelajaran Kolaboratif dengan Aplikasi Konferensi Video (Vicon)

Proses pembimbingan/pendampingan tutor dilaksanakan pada level 2, 3, dan 4. Sertifikat hanya akan diberikan kepada peserta PembaTIK yang telah dinyatakan lulus di setiap level yang diikutinya.
Kini telah terpilih 30 peserta setiap provinsi di level 4 Selamat ya



Yuk Instal Aplikasi Rumah Belajar

Menggapa perlu aplikasi Rumah Belajar? Aplikasi ini mendukung proses pembelajaran dan gratis. Penggunaan Portal Rumah Belajar sebagai media dianggap sesuai karena peran guru dalam proses pembelajaran yang mengintegrasikan TIK diharapkan sebagai fasilitator, kolaborator, mentor, pelatih, pengarah dan teman belajar, serta dapat memberikan pilihan dan tanggung jawab yang besar pada peserta didik untuk mengalami peristiwa belajar. Pesatnya perkembangan teknologi komputer dapat digunakan untuk memperbaiki proses belajar- mengajar dengan cara menggunakan paket  e- learning  yang sesuai. Untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi dalam dunia pendidikan, sejak tahun 2011, Pustekkom mengembangkan suatu portal pembelajaran yang disebut Portal Rumah Belajar beralamat http:// belajar.kemdikbud.go.id. Di dalam Portal Rumah Belajar, tersedia berbagai fasilitas yang antara lain adalah Sumber Belajar, Buku Sekolah Elektronik (BSE), Bank Soal, Laboratorium Maya, Peta Budaya Indonesia, Jelajah Wahana Angkasa, Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB), dan Kelas Maya. Fasilitas lain yang tersedia pada Portal Rumah Belajar adalah Karya Komunitas, Karya Guru, dan Karya Bahasa dan Sastra. Rumah Belajar kini tersedia dalam Aplikasi Mobile yang bisa diunduh di https://play.google.com/store/apps/details?id=id.go.kemdikbud.belajar.apprumahbelajar.

Rumah Belajar sebagai  mobile learning dapat didefinisikan sebagai suatu fasilitas atau layanan yang memberikan informasi elektronik secara umum kepada pembelajar dan konten edukatif yang membantu pencapaian pengetahuan tanpa terkendala lokasi dan waktu. Kehadiran mobile learning ditujukan sebagai pelengkap pembelajaran dan memberikan kesempatan kepada siswa untuk mempelajari materi yang kurang dikuasai di manapun dan kapanpun.

Portal Rumah Belajar merupakan sumber belajar berbasis TIK yang telah maju begitu pesat dan cepat sehingga menciptakan tantangan-tantangan baru dalam proses belajar-mengajar. Permasalahan yang muncul dengan perkembangan teknologi tersebut adalah kesiapan guru untuk mengantisipasinya. Dalam kaitan ini, Kemendikbud merumuskan bahwa paradigma pembelajaran abad 21 menekankan pada kemampuan peserta didik dalam mencari tahu dari berbagai sumber, merumuskan permasalahan, berpikir analitis, dan kerjasama serta berkolaborasi dalam menyelesaikan masalah.



Twitter


Facebook


Instagram