Labels

Wednesday, May 5, 2010

PAKEM

PAKEM

Satu pendekatan yang dapat digunakan dalam KBM Effektif dan disesuaikan dengan Mata Pelajaran yang diajarkan adalah:

P A K E M
(Pembelajaran Aktif Kreatif Effektif dan Menyenangkan)

Kata Pengantar

Upaya institusi atau Lembaga Pendidikan terus dilakukan guna peningkatan kualtias pendidikan. Hal ini sangat penting, mengingat perubahan pendidikan selalu mengikuti perkem-bangan zaman. Seiring dengan hal itu, Sekolah perlu membuat suatu kegiatan pembekalan yang ditujukan untuk para guru. Guru sebagai lokomatif pembelajaran harus dibejali modal profesi sebagai guru yang pada akhirnya akan menjadi guru yang profesional. Sehingga sasaran pembelajaran "anak" akan memiliki kompetensi sesuai tuntutan Kurikulum Berbasis Kompetensi, saat ini Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Salah satu materi yang esensial dalam kegiatan ini adalah materi yang langsung menyentuh kepada kebutuhan guru yaitu strategi pembelajaran. Oleh karena itu, penulis sebagai narasumber dalam pelatihan ini diberi amanah untuk membawakan materi strategi pembelajaran PAKEM atau Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan, lewat topik KBM Efektif. Paparan materi ini akan memperkaya Khasanah keterampilan guru dalam mengajar. Diharapkan lewat kegiatan ini pendidikan yang dilaksanakan di Suatu Institusi atau Lembaga akan lebih berkualitas. Semoga berhasil… Amin.

I. Pendahuluan

Kehadiran KTSP saat ini sesuai dengan Permen 22, 23, 24 Tahun 2006 yakni Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) menuntut pelaku pendidikan harus lebih ekstra mempersiapkan diri terutama guru sebagai motor utama proses pendidikan. Oleh karena guru, langsung berhadapan dengan murid sebagai objek pembelajaran maka harus diciptakan hubungan yang harmonis, menarik dan menyenangkan. Target ini harus berjalan serentak dan bersama-sama yaitu kemampuan guru yang maksimal, kemauan siswa, perhatian orang tua dan institusi pendidikan yang bijak.

KTSP sebagai acuan pendidikan pembelajaran menuntut siswa bukan hanya sekedar tahu tentang sesuatu tetapi harus mampu melaksanakan sesuatu itu dengan benar sehingga siswa tersebut dapat dinyatakan telah berkompeten pada setiap mata pelajarannya. Maka, strategilah yang perlu diperkaya. Inilah yang dibahas dalam pelatihan ini yaitu strategi pembelajaran PAKEM (Pembelajaran Aktif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan).

II. Permasalahan

  1. Kehadiran KTSP sebagai kurikulum yang mengarahkan kepada persoalan kemamuan siswa, maka perlu strategi yang tepat digunakan oleh guru.
  2. PAKEM sebagai salah satu strategi pembelajaran saat ini sangat tepat dikuasai guru sebagai modal pelaksanaan KTSPdalam proses pembelajaran.
  3. Rendahnya kemampuan guru dalam menerapkan strategi perlu diupayakan, akan lebih bermutu sehingga pembelajaran mencapai tujuan.
  4. Guru dalam mengajar lebih banyak memperdaya siswa dari pada memberdayakan siswa. Siswa tidak diarahkan untuk berkembang tetapi diatur untuk jangan begini, jangan begitu dan pada akhirnya siswa menjadi pasif dan takut berbuat.
  5. Upaya memotivais siswa masih rendah terutama dalam hal melakukan sesuatu. Hal ini perlu diperhatikan guru, karena siswa adalah orang yang memiliki potensi dan bukan tabung kosong yang harus diisi.

III. Tujuan

Materi pelatihan ini disajikan dengan tujuan sebagai berikut :

  1. Pemaparan konsep strategi pembelajaran PAKEM agar dapat dikuasai guru dan dapat diterapkan dalam proses pembelajaran.
  2. Terciptanya proses pembelajaran yang menarik, diman siswa aktif dan kreatif serta guru mampu memotivasi dan memfasilitasi kegiatan siswa.
  3. Terciptanya kualitas belajar yang standard dan sesuai dengan tuntutan kurikulum yaitu siswa yang memiliki kompetensi yang dapat diterapkan dalam kehidupannya sehari – hari.
  4. Guru akan lebih memiliki wawasan mengenai pemahaman tentang anak dalam belajar yaitu anak sebagai seseorang yang memiliki potensi yang harus dikembangkan sesuai dengan bakat dan minatnya masing – masing.
  5. Terciptanya hubungan guru dan murid yang harmonis yaitu siswa merasa sekolah bukan sebagai penjara dan selalu rindu akan gurunya.

IV. Pemaparan Materi

Apa itu PAKEM ?

Dari segi Guru

A = Aktif, guru aktif :

  • Memantau kegiatan belajar siswa
  • Memberi umpan balik
  • Mengajukan pertanyaan yang menantang
  • Mempertanyakan gagasan siswa

K = Kreatif, guru :

  • Mengembangkan kegiatan yang beragam
  • Membuat alat bantu belajar sederhana

E = Efektif, pembelajaran :

  • Mencapai tujuan pembelajaran

M = Menyenangkan, pembelajaran :

  • Tidak membuat anak takut :
    1. Takut salah
    2. Takut ditertawakan
    3. Takut dianggap sepele

Dari segi Siswa

A = Aktif, siswa aktif :

  • Bertanya
  • Mengemukakan gagasan
  • Mempertanyakan gagasan orang lain dan gagasannya

K = Kreatif, siswa :

  • Merancang / membuat sesuatu
  • Menulis / mengarang

E = Efektif, siswa :

  • Menguasai keterampilan atau kompetensi
    yang diperlukan

M = Menyenangkan, pembelajaran :

  • Membuat anak :
    1. Berani mencoba / berbuat
    2. Berani bertanya.
    3. Berani mengemukakan pendapat / gagasan.
    4. Berani mempertanyakan gagasan
      Orang lain.

Yang Harus Diperhatikan Dalam Melaksanakan Pakem

1. Memahami Sifat Yang Dimiliki Anak

2. Mengenal Anak Secara Perorangan

3. Memanfaatkan Prilaku Anak Dalam Pengorganisasian Belajar

4. Mengembangkan Kemampuan Berfikir Kritis, Kreatif Dan Kemampuan Memecahkan Masalah.

5. Mengembangkan Ruang Kelas Sebagai Lingkungan Belajar Yang Menarik.

6. Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar.

7. Memberikan Umpan Balik Yang Baik Untuk Meningkatkan Kegiatan Belajar.

8. Membedakan Aktif Fisik Dan Aktif Mental.

10 Kebiasaan Guru Yang Efektif

1. Tau Apa Yang Diajarkan
2. Mengajar Dan Mengarahkan Dengan Memberi Contoh
3. Menghargai Siswa
4. Memotivasi Siswa
5. Memahami Tujuan Pembelajaran
6. Mengajarkan Siswa Keterampilan Pemecahan Masalah.
7. Menggunakan Metode Yang Bervariasi
8. Mengembangkan Pengetahuan Pribadi Dengan Banyak Membaca
9. Mengajarkan Siswa Cara Mempelajari Sesuatu
10. Melaksanakan Penilaian Yang Tepat Dan Benar

Wednesday, April 28, 2010

di stasiun gambir



ini foto di stasiun gambir tanggal 12 juni 2009 mengantar putriku lala ke jakarta

bersama us umroh


saat pak yudi menikah...wuih wuih wuih.... meriah banget
tamunya buanyak.... aku salah satu tamunya yang mencicipi semua menu

Wednesday, April 14, 2010

GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN
DASAR-DASAR PEMBELAJARAN MATEMATIKA






Rr. Martiningsih, S.Pd., M.Pd.











GARIS BESAR PROGRAM PERKULIAHAN (GBPP)



JUDUL MATA KULIAH : Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika 1
SKS : 2 SKS
SASARAN : Semester genap

TUJUAN INSTRUKSIONAL UMUM :
Membekali mahasiswa dalam penguasaan dasar-dasar pembelajaran matematika agar dapat menerapkannya dalam belajar dan pembelajaran yang menunjang seluruh mata kuliah di Jurusan pendidikan Matematika.

DESKRIPSI :
Mata kuliah ini membahas materi yang meliputi :
1 Mengidentifikasi dan memanfaatkan konsep-konsep psikologi, sosiologi dan
komunikasi yang berkenaan dengan pembelajaran
2 Pemanfaatan model-model pembelajaran
•Mengidentifikasi model-model pembelajaran.
•Menganalisa model-model pembelajaran
•Memilih model pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan bidang studi
•Mengidentifikasi karakteristik model pembelajaran yang dipilih
•Mengantisipasi modelpembelajaran yang mungkin diterapkan
3 Model pembelajaran untuk sekolah menengah
4 Mengorganisasikan pembelajaran
5 Matematika dalam pembelajaran
6 Perkembangan teori belajar mengajar dan penerapannya dalam pengajaran matematika
7 Metode khusus dalam pembelajaran matematika
8 Metode dalam pembelajaran matematika




PERKULIAHAN

Judul Mata kuliah : Dasar-Dasar Pembelajaran Matematika 1
Pengajar : Rr. Martiningsih, S.Pd., M.Pd.


Deskripsi Singkat : Mata kuliah ini membahas materi yang meliputi :

Mengidentifikasi dan memanfaatkan konsep-konsep psikologi, sosiologi dan komunikasi yang berkenaan dengan pembelajaran

Pemanfaatan model-model pembelajaran
•Mengidentifikasi model-model pembelajaran.
•Menganalisa model-model pembelajaran
•Memilih model pembelajaran yang dapat diterapkan sesuai dengan bidang studi
•Mengidentifikasi karakteristik model pembelajaran yang dipilih
•Mengantisipasi modelpembelajaran yang mungkin diterapkan

Model pembelajaran untuk sekolah menengah
Mengorganisasikan pembelajaran
Matematika dalam pembelajaran
Perkembangan teori belajar mengajar dan penerapannya dalam pengajaran matematika
Metode khusus dalam pembelajaran matematika
Metode dalam pembelajaran matematika




Tujuan Instruksional : Membekali mahasiswa dalam penguasaan Probabilitas dasar-dasar pembelajaran matemaatika agar dapat menerapkannya pada belajar dan pembelajaran pada mata kuliah di Jurusan Pendidikan Matematika

Strategi Perkuliahan : Diharapkan mahasiswa membaca referensi buku, download materi kuliah, mengerjakan tugas yang diberikan, hadir saat kuliah, sehingga mahasiswa dapat mengikuti seluruh rangkaian perkuliahan dengan baik

Kuliah Tatap Muka : 120 menit/pertemuan
Quiz : 2x / semester
Tugas : 4x / semester
UTS : 1x / semester
UAS : 1x / semester

Literatur :
Dahar, Ratna Willis. 1988. Teori-Teori Belajar. Jakarta : Departemen Pendidikan Dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan

Djamarah, Syaiful Bahri. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Mulyasa.2005. Menjadi Guru Profesional Menciptakan Pembelajaran Kreatif dan Menyenangkan. Bandung :Remaja Rosdakarya.

Roestiyah.2001. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Rohani, Ahmad. 2004. Pengelolaan Pengajaran. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Suryosubroto.2002. Proses Belajar Mengajar Di Sekolah. Jakarta: PT Rineka Cipta.








Tugas :
Hadir saat perkuliahan
Menyerahkan 4 tugas pada waktu yang sudah ditentukan
Mengerjakan 2 Quiz
Mahasiswa wajib mengikuti 1 kali UTS dan 1 kali UAS
Mahasiswa dianjurkan membaca buku referensi yang telah ditentukan.

Penilaian :
Kriteria penilaian adalah sebagai berikut

Jadwal Kuliah

Tuesday, February 9, 2010

angin duduk

Angin Duduk

Kemarin ada seorang teman di kantor yang meninggal di usia yang ke-30.
Dengan status single. Menurut dokter-dokter yang turut melayat,
kemungkinan penyebabnya adalah angin duduk, karena pagi harinya dia masih
masuk kantor, walaupun pada saat jam istirahat minta ijin pulang karena
kepalanya pusing. Kebetulan ybs tidur sekamar dengan kakak perempuannya
yang juga bekerja di kantor yang sama, dan masih sempat terbangun karena
adiknya menanyakan minyak kayu putih sekitar setengah 12 malam, lalu
paginya waktu dibangunkan pagi hari untuk berangkat ke kantor, ternyata
sang adik sudah meninggal dengan posisi tidur dengan wajah sedikit menahan
rasa sakit, dan kebiruan sekitar leher.

Atas dasar itulah saya informasikan sedikit mengenai angin duduk atau nama
kerennya Sindrom Jantung Koroner Akut. Angin Duduk sama dengan Sindrom
Jantung Koroner Akut. Hanya dalam 15 menit sampai 30 menit, orang yang
terserang angin duduk bias meninggal. Padahal, penderita, sebelumnya
terlihat sehat-sehat saja. Dunia kedokteran selama dua tahun terakhir
berhasil mengidentifikasi istilah baru penyakit jantung yang akrab disebut
angin duduk. Ternyata, penyakit ini tak sekedar masuk angin berat, tetapi
identik dengan Sindrom Serangan Jantung Koroner Akut (SSJKA).

Teridentifikasinya istilah ini, menurut Guru Besar Bidang Ilmu Penyakit
Dalam FKUI, Prof DR dr Teguh Santoso.SpPD, di Jakarta, pekan lalu.
Menandai sebuah koreksi besar terhadap mitos yang berkembang di masyarakat
selama ini. Bahwa masuk angin hebat itu adalah penyakit yang berbahaya,
bahkan bisa menimbulkan kematian hanya dalam waktu 15 hingga 30 menit
sejak serangan pertama.

Jadi kata Teguh lagi, jika Anda tiba-tiba merasa nyeri dada, sebaiknya
tidak melakukan aktivitas fisik apapun termasuk berhubungan seks.
Segeralah pergi ke rumah sakit yang menyediakan fasilitas penanganan Gawat
Darurat jantung. Ingat!. Tidak boleh lebih dari 15 menit setelah serangan
nyeri pertama.

Sindrom serangan jantung koroner akut merupakan penemuan terbaru akhir
banyak disikapi masyarakat dengan tindakan yang salah Misalnya, penderita
dikerok, diberi minuman air panas, atau diberi ramu-ramuan untuk
mengeluarkan angin. Padahal, penderita bias meninggal mendadak tanpa ada
tanda-tanda sakit.


Gejalanya:
Muncul keluhan nyeri ditengah dada, seperti:

*Rasa ditekan
*Rasa diremas-remas, menjalar ke leher,lengan kiridan kanan, serta ulu hati.
*Rasa terbakar dengan sesak napas dan keringat dingin.
*Keluhan nyeri ini bisa merambat ke kedua rahang gigi kanan atau kiri,
bahu,serta punggung. Lebih spesifik, ada juga yang disertai kembung pada
ulu hati seperti masuk angin atau maag.




Sumber masalah sesungguhnya hanya terletak pada penyempitan pembuluh darah
jantung (vasokonstriksi) . Penyempitan ini diakibatkan oleh empat hal:

*Pertama, adanya timbunan-lemak (aterosklerosis) dalam pembuluh darah
akibat konsumsi kolesterol tinggi.
*Kedua, sumbatan (trombosis) oleh sel beku darah (trombus).
*Ketiga, Vasokonstriksi atau penyempitan pembuluh darah akibat kejang yang
terus menerus.
*Keempat, infeksi pada pembuluh darah.


Penyempitan itu, lanjutnya lagi, mengakibatkan berkurangnya oksigen yang
masuk ke dalam jantung. Ketidakseimbangan pasokan dengan kebutuhan oksigen
pada tubuh mengakibatkan nyeri dada yang dalam istilah medisnya disebut
angina. Namun kata Teguh, hendaknya dibedakan antara keluhan nyeri pada
sindrom serangan jantung koroner akut (SSJKA)dengan serangan jantung
koroner (SJK) (infark miokard). Pada SJK, angina terjadi akibat sumbatan
total pembuluh darah jantung karena aktivitas fisik yang berlebihan.
Sementara pada SSJKA angina terjadi akibat sumbatan tidak total yang
dirasakan saat istirahat. "SSJKA ini memang mendadak. Bukan karena capek,
masuk angin, atau penyakit-penyakit lainnya. Biasanya penderita akan
meninggal paling lama lima belas menit setelah keluhan rasa nyeri pertama
kali dirasakan".Kata Teguh. Masyarakat diminta waspada terhadap keluhan
angin ini. Soalnya penderita sebelum terserang akan tampak sehat-sehat.


Solusi satu-satunya hanyalah melonggarkan sumbatan yang terjadi, yaitu
dengan memberikan obat anti platelet (sel pembeku darah) dan anti
koagulan. Atau, obat untuk mengantisipasi ketidakseimbangan supply oksigen
dan kebutuhan oksigen. Misalnya nitrat, betabloker, dan kalsium antagonis.


Di tempat terpisah, ahli jantung RS Jantung Harapan Kita dr. Santoso
Karo-Karo MPH, SpJp mengungkapkan kondisi rumah sakit di Indonesia tidak
terlalu bisa diharapkan untuk pengobatan SSJKA. Rumah sakit terkesan
lambat menangani pasien. Untuk itu ia menyarankan agar penderita yang
sudah tahu bahwa dirinya memiliki gangguan jantung sebaiknya membawa
tablet antiplatelet ke manapun ia pergi. Obat antiplatelet yang paling
murah dan gampang di cari adalah aspirin. Obat ini selain bermanfaat
sebagai pertolongan pertama mengatasi nyeri dan melonggarkan kembali
pembuluh darah yang tersumbat oleh thrombosit atau platelet (sel pembeku
darah).

Nyoman Upadhana (S30)

From: Nyoman Upadhana <nyomanupadhana@yahoo.co.id>
To: sipil-its@yahoogroups.com
Sent: Fri, January 15, 2010 6:15:23 PM
Subject: [SIPIL-ITS] ANGIN DUDUK

POLA SIAR INTERAKTIF 2010 FEBRUARI
MINGGU II

8 9 10 11 12
Jam SENIN SELASA RABU KAMIS JUMAT Jam
SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF
05.30-06.30. SMA B. INGGRIS SMA B. INDONESIA tajuk rencana SMK MATEMATIKA SMK B.INDONESIA Grafik & tabel Erti Kartika SD MATEMATIKA 05.30-06.30.
SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF
13.00-14.00 SMP MATEMATIKA SMK TEORI PRODUKTIF SD MATEMATIKA SMP INGGRIS SMA MATEMATIKA 13.00-14.00
SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF
14.00 - 15.00 SMK B. INGGRIS SD INDONESIA SMP FISIKA SMA FISIKA SMP KIMIA 14.00 - 15.00
SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF
15.00 - 16.00 SD IPA organ tubuh manusia, Fungsi & Pemeliharaannya SMP B. INDONESIA isi dan bagian paragraf SMA KIMIA Derajat Keasaman SMP MATEMATIKA Volume Tabung & Kerucut SMK MATEMATIKA Rata-rata Data Berkelompok Sri Tati Sugiarti 15.00 - 16.00
SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF SIARAN INTERAKTIF
16.00 - 17.00 SMP BIOLOGI SMA BIOLOGI SMP B. INGGRIS SD IPA SD B. INDONESIA 16.00 - 17.00

pelatihan pembuatan naskah

A. Latar Belakang.

Manusia diciptakan oleh Tuhan dalam kondisi yang tak sama. Ada yang dikaruniai indera yang lengkap; ada pula yang kurang lengkap. Seperti kita lihat pada anak-anak di Sekolah Luar Biasa. Tentunya Tuhan menciptakan semua mahkluk mempunyai maksud tertentu dalam hal ini perlu kita pahami kebesaran pencipta-Nya.

Dengan perbedaan itu kita ketahui kemudian bahwa dinamika dan peradaban kemajuan manusia itulah terjawab di kemudian hari. Teknologi hasil rekayasa manusia telah mampu menciptakan duplikasi kebutuhan untuk menjawab kekurangan tersebut, dan diharapkan mampu menyempurnakan hidup mereka. Menjadikan mereka sejajar dengan yang lain, memperoleh ilmu pengetahuan yang seimbang dan merata.

Salah satu teknologi Media karya manusia yang mampu untuk mengurangi kelemahan itu adalah Media Televisi/Video. Dengan kekuatan audio visualnya, Media Televisi/Video mampu mendeskripsikan dengan jelas segala kebutuhan, dan kita berhasil mencapai tingkat ekpektasi tertentu karenanya.

Video/televisi pembelajaran membawa muatan pendidikan yang dalam pelaksanannya diharapkan dapat menjadi percepatan kemajuan berpikir dan pembangunan mental spiritual yang sempurna bagi pemirsanya. Untuk itu diperlukan format penyajian yang berwawasan luas dan kreatif serta menarik. Bagaimana hal ini tercapai? Tentu saja diawali dengan penyusunan naskah yang baik, bervisi, dan mampu memenuhi selera jaman. Porsi penulis naskah memang sangat penting untuk out put media. Karena, berhasil tidaknya, baik secara tujuan dasar ataupun pasar, tergantung bagaimana seorang penulis naskah dapat membaca kepentingan pihak-pihak terkait, dan meramunya dalam sajian yang dapat diterima.

Video/televisi pembelajaran untuk pra sekolah, terutama untuk anak TKLB–B (Tunarungu) memerlukan format khusus yang lebih spesifik. Penalaran, konsep verbal, dan kemasan perlu kiranya diolah maksimal, meskipun kita tetap harus natural dalam memperlakukan keterbatasan mereka.

Balai Pengembangan Media Televisi (BPMTV) di Surabaya adalah sebagai Unit Pelaksana Teknis Pustekkom Diknas salah satu unit pengembang penyusunan konsep model dan format media televisi pendidikan. Sebuah lembaga vital untuk pengkajian pendidikan yang efektif dan efisien di Indonesia.

Mempertimbangkan ketersediaan dana dan skala prioritas, maka dilaksanakan kegiatan penulisan naskah video / televisi untuk jenjang TKLB–B sebagai cetak biru (blue print) dari prototipa program .

B. Tujuan

Lokakarya ini dilaksanakan untuk Penyusunan Penulisan Naskah TKLB-B

Sebanyak 26 judul antara lain :

1. Bidang Pengembangan Kognitif sebanyak 6 judul

2. Bidang Pengembangan Kemampuan Berbahasa sebanyak 5 judul

3. Bidang Pengembangan Fisik dan Motorik sebanyak 5 judul

4. Bidang Pengembangan Seni sebanyak 5 judul

5. Bidang Pengembangan Khusus sebanyak 5 judul

C. Hasil yang diharapkan

Dengan selesainya panduan Lokakarya Penulisan Naskah Program Televisi Video Pembelajaran TKLB–B (Tunarungu) ini diharapkan tersedia 26 judul naskah untuk dapat diproduksi ( terlampir ) program antara lain :

1. 6 naskah bidang Pengembangan Kognitif

2. 5 naskah bidang Pengembangan Kemampuan Berbahasa

3. 5 naskah bidang Pengembangan Fisik dan Motorik

4. 6 naskah bidang Pengembangan Seni

5. 5 naskah bidang Pengembangan Khusus

D. Strategi Pelaksanaan

Untuk mencapai tujuan Lokakarya ini dilaksanakan dengan strategi sebagai berikut :

1. Untuk mengawali kegiatan Lokakarya Penulisan Naskah untuk TKLB-B ini terlebih dahulu melaksanakan Brainstorming antara Panitia, Penulis dan Para Pengkaji untuk penentuan tema yang akan ditulis.

2. Sebelum pelaksanaan Penulisan Naskah didahului dengan Paparan yang akan

disampaikan oleh narasumber dari Pustekkom dan diharapkan membaca Panduan

Penulisan Naskah yang telah diberikan oleh panitia

3. Dalam Penulisan ini diharapkan adanya pembagian segmen dalam naskah yang ditulis, sehingga pendekatan produksi yang akan dilaksanakan di kemudian hari menjadi lebih mudah dan efisien.

4. Hendaknya para penulis senantiasa berkonsultasi dengan para pengkaji terkait.

5. Untuk para pengkaji diharapkan dalam memberikan konsultasi atau masukan selalu menjaga kesinambungan proses produksi, mengingat setiap perubahan dalam naskah membawa dampak dalam pelaksanaan produksi, misal : terhadap alokasi waktu pelaksaan produksi, biaya, kualitas dan efisiensi.

E. Pihak yang dilibatkan

1. Panitia

1. Penanggung Jawab : Kepala Seksi Produksi

2. Ketua Panitia : Sudarmaji, S.Sn.

3. Sekretaris : Wahyudi

4. Anggota : Tatik Hardiyanti, A.Md.

2. Penulis Naskah

Dra. Ohorella Erma

Imam Khoyobi

Bintoro Setyawan, S.Sn.

Hanes Hery, P.S.Kom

Setiadi Puji W, A.Md.

Danu Wiratmoko, A.Md.

Dian Novera, S.Sos.

Hero Mega Surya

Situr Kuswantoro, S.Sn.

Bambang Budiharso, A.Md.

Johanes Kristanto, S.Pd.

Jatmoko, S.Pd.

Sri Lestari, S.Pd.

Djarwoko, S.Pd.

Insan Jamil, S.S.

Kunto Wibisono, S.E.

Joko Purnomo, S.T.

Edi Purnomo, S.Pd.

Drs. Yanu Sutedjo

Macshunah, S.Pd.

Abdurrachman, S.Pd.

Achmad Nurhadi, S.Pd.

Anifah Aridah, S.Pd.

Miseri, S.Pd.

Sri Supadmi, S.Pd

Drs. Saiful Bahri

3. Pengkaji Materi:

o Dra. Mas’udah, M.M.Pd.

o Dra. Meutia Ulfah, M.Si.

o Dr. Sri Setiowati, M.Pd.

o M. Reza, S.Psi., M.Si.

o Nurul Khotimah, S.Pd.

o Dr. Rahma Hasibuan, M.Kes.

o Dra. Nurhenti Ds., M.Sn.

o Zaitul Aminin, S.Pd., M.Pd.

o Rr Martiningsih, S.Pd., M.Pd.

4. Pengkaji Media:

o Drs. Riyanto Mulyoatmono

o Drs. Subijanto

o Uni Andriana

o Bambang Suprijono

o Liesye ERS

o Khusnul Khotimah

o Dra. Sulistiowati

o Utari Dewi, S.Sn.

o Ir. Hari Utomo

5. Ahli Pendidikan Luar Biasa (Pengkaji Bahasa Tulis) :

o Dra. Endang Purbaningrum, M.Kes.

o Drs. Wagino, M.Pd.

o Drs. Suparkun

o Dr. Yuliati, M.Pd.

F. Tempat dan Waktu Pelaksanaan.

Pelaksanaan kegiatan penulisan naskah program Video/televisi pembelajaran Taman Kanak Kanak Luar Biasa (TKLB-B) akan dilaksanakan selama lima hari tanggal 8 s/d `12 Pebruari 2010

Thursday, October 29, 2009

Kartu Simpatiku Rusak

Sudah dua minggu ini kartu simpatiku rusak.... sedih banget. Ketika suatu saat aku ke Sutos hp ku jatuh... trus hang deh... nah aku pikir yang rusak hpnya... maklum hp jadul. Akhirnya aku bawa ke tukang service hp... katanya... hpnya tidak rusak mbak.... kartu chipnya yang rusak... di bawa ke counter Telkomsel aja di pojok jalan Pemuda dan Kayon,..... Oke deh.... Akhirnya dua hari berikutnya aku ke Telkomsel..... Disambut oleh mas mas yang keren banget, bersih, rambutnya rapi..., tinggi.... berbadan tegap... pakai jas....oke banget ... cocok kalo ditempatkan di depan.... trus aku ditanya keluhanku.... aku ceritakan panjang lebar keliling luas.... dialihkan ke mas mas lain yang nggak kalah keren untuk mengambil nomor antrian customer service.....Dapat nomor antrian 309. Waduh!!!! sabar sabar sabar buk..... kan lumayan bisa cuci mata. Nah sampailah giliranku , dipanggil lewat speaker... no 309 dilayani di ccustomer service no 2. Namanya mbak Dinar.... cantik... muda.... rumahnya di bratang belakang kantor polisi, smp 19, sma untag, kuliah di stesia (sebenarnya yang diwawancara aku apa mbak Dinar).... he he.... Aku cerita dan dapatlah kartu chip baru.... bayar sepuluh ribu...... yo wis..... gak apa apa yang penting beres so sweet.... muah muah muah